BNI Menggelar Customer Gathering Imlek 2024 untuk Mengapresiasi Nasabah Setia

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, atau BNI, kembali menyelenggarakan acara Customer Gathering Imlek Tahun 2024 dengan mengundang para nasabah setia dan mitra bisnis perusahaan.

Tujuan dari acara tersebut adalah memberikan penghargaan kepada nasabah yang telah memilih BNI sebagai mitra dalam berbagai aktivitas perbankan, investasi, pengelolaan kekayaan, serta sebagai partner dalam pengembangan bisnis mereka.

- Advertisement -

Dengan tema “Rise of The Dragon” yang menggambarkan Shio Naga Kayu, BNI berkomitmen untuk mendampingi dan mendukung nasabahnya dalam mengejar peluang untuk mewujudkan impian dan kesuksesan. Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga diisi dengan sajian Dinner and Entertainment oleh Dessy Huang dan Titi DJ.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari BNI, termasuk Wakil Komisaris Utama BNI Pahala Nugraha Mansury, Dewan Komisaris, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar, Direksi, SEVP, dan Senior Leaders BNI dan Perusahaan Anak, serta tamu undangan terpilih dari BNI.

Dalam sambutannya, Royke mengungkapkan bahwa Tahun Baru Imlek 2575, yang merupakan tahun Shio Naga Kayu, melambangkan tahun yang penuh harapan. BNI berharap tahun 2024 akan membawa kesuksesan, kemakmuran, keberuntungan, dan menjadi inspirasi untuk menghadapi tantangan dengan tangguh dan berani.

- Advertisement -

Royke juga menegaskan bahwa sesuai dengan tema BNI Chinese New Year tahun ini, yaitu Rise of The Dragon, BNI yakin dapat menjadi lebih tangguh dan berani menghadapi tantangan untuk mencapai kesuksesan jangka panjang di tengah dinamika politik dan tantangan global.

Dia menambahkan bahwa di tahun Naga Kayu ini, BNI akan terus mendorong peningkatan Return on Equity (ROE) dengan meningkatkan kredit berkualitas dari segmen konsumen, korporat, dan UMKM agar aset perusahaan tetap sehat dalam jangka panjang.

Untuk meningkatkan profitabilitas, BNI akan fokus pada peningkatan produktivitas bisnis, efisiensi operasional, serta kontribusi dari perusahaan anak. Hal ini akan didukung dengan peningkatan kapabilitas SDM dan optimalisasi teknologi sebagai enabler yang krusial.

“Agenda kami ke depan adalah memperluas digitalisasi pada proses bisnis, pengembangan platform transaction banking yang lebih advanced, transformasi cabang, hingga peningkatan skala bisnis perusahaan anak, yang memungkinkan BNI memiliki value proposition dan customer engagement yang unggul,” ungkap Royke.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Rupiah Melemah ke Rp18.049 per Dolar AS, BI Perkuat Intervensi Pasar

JCCNetwork.id- Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Mata uang Garuda ditutup melemah 0,46 persen ke level Rp18.049 per...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER