JCCNetwork.id – Pernyataan Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka tentang hilirisasi digital pada debat Cawapres Jumat malam kemarin terus menuai serotan di masyarakat tak terkecuali para akademisi.
Salah satu praktisi Information Technology (IT) Ainun Najib mengaku tak paham dengan apa yang dimaksud dengan istilah Digitalisasi Digital.
Pasalnya, istilah Digitalisasi Digital yang digaungkan putra Jokowi sekaligus cawapres Prabowo itu tidak realistis dan masuk akal.
“Di dunia ini, yang namanya digitalisasi digital itu tidak ada. Saya seorang akademisi dan saya belajar tentang teknologi. Yang namanya digitalisasi digital itu buatan Gibran aja tuh,” ucap Ainun Najib dalam keterangannya yang viral di media sosial X, Senin (25/12).
Seperti diketahui, Gibran sempat menyinggung hilirisasi dan salah satunya adalah Digitalisasi Digital. Namun, pernyataan Gibran itu pun tak luput dari sorotan warganet karena dianggap tak masuk akal dan mengada-ngada.
“Untuk itu hilirisasi digital akan kami genjot. Kita akan siapkan anak-anak muda ahli artificial intelligence, anak-anak muda ahli blockchain, anak-anak muda ahli robotik, ahli perbankan syariah, anak-anak muda ahli kripto,” kata Gibran di Debat Cawapres Jumat (22/12) malam Kemarin.
Apa itu Hilirisasi?
Hilirisasi adalah suatu konsep atau upaya untuk mengembangkan dan meningkatkan nilai tambah dari suatu produk atau komoditas melalui proses produksi lebih lanjut.
Baca Artikel Selengkapnya Dibawah



