JCCNetwork.id- Dalam acara berjudul “Indonesian’s Leaders Talk: Bedah Gagasan dan Visi Pemimpin Bangsa,” di Gedung Baruga Andi Pangeran Pettarani, Universitas Hasanuddin, calon presiden Anies Baswedan membagikan pengalamannya.
Dia mengungkapkan bahwa perjalanan kepemimpinan, baik di lingkungan kampus maupun di birokrasi, merupakan sebuah pembelajaran yang tak ada habisnya. Menurutnya, “Leadership is a learning journey,” artinya kepemimpinan adalah sebuah perjalanan pembelajaran.
Anies kemudian berbagi pengalaman pribadinya. Saat berada menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, ia mendapat banyak pengalaman. Seperti saat terlibat dalam diskusi dengan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, hasilnya, belajar banyak tentang bagaimana menciptakan kota yang hijau dan nyaman bagi warganya. Ketika berbicara dengan Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta, ia mendapatkan pemahaman mendalam tentang pentingnya pengelolaan air yang sehat dan mencegah bencana.
“Ketika diskusi dengan dinas pertamanan dan hutan kota mendadak kita belajar banyak tentang bagaimana sebuah kota dibuat menjadi kota yang hijau yang nyaman ketika berbicara dengan air mendadak kita belajar tentang bagaimana pengelolaan air agar menjadi sumber yang sehat dan tidak menimbulkan bencana,” ucap Anies, Minggu (24/9/2023).
Setiap interaksi dan eksposur dengan berbagai masalah menjadi kesempatan pembelajaran bagi Anies. Dalam perjalanan kariernya, pun akhirnya ditugaskan oleh Partai Nasdem, PKS, dan sekarang PKB, untuk berperan sebagai calon presiden. Menurutnya, ini adalah bagian dari “learning journey” yang terus berlanjut.
“Karena itu kalau ada undangan ke kampus, maka saya katakan bismillah saya siap. Karena ini adalah kesempatan untuk saling belajar saling berpengaruh,” pungkasnya.



