Sakit Hati Diselingkuhi, Pria di Banten Habisi Nyawa Istrinya

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id– Seorang pria berinisial DH (54) di Kampung Warungkadu, Desa Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten dibekuk polisi lantaran dengan nekat membunuh istrinya RS (27).

Korban dibunuh pelaku saat malam takbiran Idul Adha 1444 H tepatnya pada Kamis (29/6/2023) sekitar pukul 00.30 WIB di rumah orang tua korban.

- Advertisement -

RS sempat dilarikan ke Puskesmas setempat untuk mendapatkan pertolongan medis, tapi sayang nyawa korban tak dapat diselamatkan.

Motif pembunuh itu dipengaruhi karena RS berselingkuh. Perbuatan tersebut membuat pelaku naik pitan dengan melayangkan sebelas luka tusuk dan 16 luka sayatan ke tubuh korban.

“Pelaku kesal dengan korban, yang diakibatkan korban telah diketahui oleh pelaku, berselingkuh dengan pria lain,” ujar AKP Andy Kurniady, Kasatreskrim Polres Lebak, Kamis (06/07/2023).

- Advertisement -

Setelah menghabisi nyawa istrinya, pelaku sempat kabur keluar rumah mertuanya. Warga bersama keluarga dan polisi mencari pelaku di sekitar lokasi kejadian.

Ketika ayah korban, AS membersihkan darah, terdengar suara dari pintu belakang rumah. Salah dilihat, pelaku DH terkulai lemas dengan luka di leher.

Kemudian pelaku dibawa ke Puskesmas untuk mendapatkan pertolongan pertama, selanjutnya di rujuk ke RSUD Adji Darmo Lebak, beruntung nyawanya bisa terselamatkan. Setelah pulih dari perawatan medis, pelaku DH harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di mata hukum.

“Pelaku dikenakan Pasal 44 Ayat (3) Undang-undang (UU) Republik Indonesia (RI) nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman penjara 15 Tahun, dan Pasal 351 Ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun,” paparnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Dua Pria Bertikai di KRL, Berakhir Damai Usai Dimediasi Petugas

JCCNetwork.id- Insiden keributan antara dua penumpang terjadi di dalam rangkaian KRL Commuter Line relasi Jakarta Kota–Bogor dan menjadi sorotan publik setelah videonya beredar luas...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER