Iran Diduga Pungut Tarif di Selat Hormuz

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Iran dilaporkan mulai mengenakan pungutan terhadap kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran energi paling vital di dunia.

Kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan kawasan dan dinilai berpotensi menambah tekanan terhadap distribusi energi global.

- Advertisement -

Berdasarkan laporan Bloomberg pada Kamis (26/3/2026), biaya yang diminta mencapai sekitar US$2 juta per perjalanan.

Pungutan tersebut disebut diberlakukan secara tidak tetap atau ad hoc, sehingga belum memiliki mekanisme yang jelas maupun penerapan yang konsisten di seluruh kapal yang melintas.

Sejumlah sumber menyebutkan beberapa operator kapal telah melakukan pembayaran, meski detail teknis seperti metode transaksi, mata uang yang digunakan, serta pihak penerima dana belum terungkap.

- Advertisement -

Minimnya transparansi ini memicu ketidakpastian di kalangan pelaku industri pelayaran internasional.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia setiap hari.

Selain energi, jalur ini juga menjadi rute utama pengangkutan berbagai komoditas penting, mulai dari bahan pangan hingga logam industri.

Kebijakan tersebut mencuat di tengah konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dengan Iran yang telah berlangsung selama beberapa pekan.

Situasi ini menyebabkan penurunan jumlah kapal yang berani melintas, dengan sebagian besar memilih rute alternatif atau jalur yang lebih dekat ke wilayah Iran.

India turut menyoroti perkembangan ini dengan menegaskan bahwa Selat Hormuz merupakan perairan internasional yang harus bebas diakses tanpa pungutan.

“Memastikan Selat Hormuz tetap terbuka, aman, dan mudah diakses sangat penting bagi seluruh dunia,” tulis Perdana Menteri Narendra Modi melalui akun media sosial.

Perdana Menteri Narendra Modi menekankan pentingnya menjaga jalur tersebut tetap terbuka dan aman demi stabilitas pasokan energi global.

Hingga saat ini, pemerintah Iran belum memberikan pernyataan resmi terkait laporan penerapan tarif tersebut.

Kondisi ini diperparah oleh terbatasnya akses komunikasi di dalam negeri, yang menyulitkan verifikasi lebih lanjut.

Meski masih diterapkan secara terbatas, wacana pengenaan biaya transit sebelumnya telah muncul dalam pembahasan internal Iran, termasuk sebagai opsi kebijakan pascakonflik untuk memperkuat kontrol terhadap jalur pelayaran strategis tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Prabowo dan Presiden Mesir Sepakat Siap Bangun Kembali Gaza dan Terus Dukung Perjuangan Palestina

JCCNetwork.id- Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi memperkuat komitmen kedua negara dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. Keduanya sepakat melanjutkan bantuan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Prabowo Pasang Badan untuk Peternak, Mentan Amran Diperintahkan Ini
08:51
Video thumbnail
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina
08:22
Video thumbnail
Detik Detik Iring Iringan Presiden Mesir Disambut Prabowo #shorts #trending
01:23
Video thumbnail
Momen Kedatangan Presiden Mesir di Indonesia, Iring-Iringan Kendaraan Bikin Melongo
08:25
Video thumbnail
Detik-Detik Komisi III DPR Cecar Kapolres soal Dugaan Pengrusakan Kuburan #shorts #trending
02:49
Video thumbnail
Denny Indrayana Sebut Jalur MK Jadi Cara Cepat dan Mudah Berhentikan Gibran
11:20
Video thumbnail
Bedah Putusan MK soal Ijazah Gibran, Denny Indrayana Sebut Hakim Terbagi Dua Kelompok
13:42
Video thumbnail
Berharap MK Beri Kejutan, Kubu Denny Indrayana CS Justru Kecewa Berat dengan Hasil Gugatan Ijazah Gi
09:09
Video thumbnail
Mentan Amran Geram Pegawai Ketahuan Merokok saat Jam Kerja, Panggil Atasanmu
11:05
Video thumbnail
Siap Pasang Badan, Mentan Amran Tak Mau Peternak Berjuang Sendirian
09:27
Video thumbnail
Ide Rehab Napi Narkoba di Pulau Kosong Isinya Cuma Buaya #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Ide Rehab Napi Narkoba di Pulau Kosong Isinya Cuma Buaya
09:29
Video thumbnail
Sidang UU Pemilu Diwarnai Kelakar, Arsul Sani: Saya Jadi Capres Loh Lama-Lama #shorts #trending
01:12
Video thumbnail
Sidang UU Pemilu Diwarnai Kelakar, Arsul Sani: Saya Jadi Capres Loh Lama-Lama
07:13
Video thumbnail
Berharap MK Beri Kejutan, Kubu Denny Indrayana CS Justru Kecewa soal Gugatan Ijazah Gibran
01:29
Video thumbnail
Anggaran Pendidikan Rp824 Triliun, Suahasil Jelaskan soal Sekolah hingga Kuliah Gratis
09:23
Video thumbnail
Lapas Kelebihan Penghuni, Pemerintah Lirik Pulau Kosong Jadi Tempat Rehabilitasi Napi Narkoba
09:38
Video thumbnail
Berkelakar di Sidang MK, Arsul Sani Sentil Sarjana Tanpa Ijazah SMA: Sekolah Ada, Ijazah Tidak
09:53
Video thumbnail
Yusril Persilakan Aparat Usut Kalapas Cibinong hingga Dirjen PAS, Bisa Berujung Pidana?
11:48
Video thumbnail
Menkeu Suahasil Puji BGN, Tata Kelola Program MBG Kini Makin Tertib
09:02

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER