JCCNetwork.id- Aktivitas arus mudik Lebaran mulai meningkat di Pelabuhan Parepare. Ribuan penumpang dari Kalimantan Timur tercatat tiba di pelabuhan tersebut pada Senin (16/3/2026) dini hari, menandai meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Data posko pelayanan mudik mencatat sebanyak 1.697 pemudik tiba menggunakan kapal penumpang KM Prince Soya yang berlayar dari Pelabuhan Samarinda menuju Parepare. Kedatangan kapal tersebut membuat aktivitas di area dermaga menjadi lebih padat dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Kepadatan terlihat sejak para penumpang mulai turun dari kapal hingga menuju pintu keluar pelabuhan. Sejumlah pemudik tampak membawa barang bawaan dalam jumlah besar, sementara petugas pelabuhan mengarahkan arus penumpang agar proses debarkasi berjalan tertib.
Beberapa penumpang mengaku perjalanan dari Samarinda menuju Parepare berlangsung cukup padat. Tingginya jumlah penumpang yang mudik menjelang Lebaran membuat sebagian area kapal dipenuhi oleh penumpang yang mencari tempat untuk beristirahat selama perjalanan.
Salah seorang pemudik, Herdy Syam, mengungkapkan dirinya memilih berangkat pada akhir pekan setelah menyelesaikan pekerjaan. Ia menyebut kondisi di dalam kapal sangat ramai karena banyak warga yang pulang kampung pada waktu yang sama.
“Kebetulan kerjaan masih ada sampai hari Sabtu kemarin pas jadwal kapal juga ada di hari Minggu, jadi sekalian saya ambil jadwalnya. Penuh, hampir semua tempat jalan, depan WC (kapal) ditempati penumpang,” kata Herdy.
Menurutnya, hampir seluruh ruang di kapal dipenuhi penumpang. Bahkan sejumlah area yang biasanya tidak digunakan untuk duduk turut ditempati oleh pemudik selama perjalanan.
Sementara itu, data yang dihimpun dari posko mudik menunjukkan jumlah pemudik yang tiba di Pelabuhan Parepare terus bertambah setiap harinya. Hingga pertengahan pekan ini, total sebanyak 12.476 orang tercatat telah tiba melalui jalur laut.
Pihak pelabuhan memprediksi arus kedatangan penumpang akan terus meningkat mendekati Hari Raya Idulfitri. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-1 Lebaran, ketika banyak pekerja mulai memasuki masa libur dan memilih pulang ke kampung halaman.
Petugas pelabuhan juga menyiapkan berbagai langkah pengaturan arus penumpang guna mengantisipasi lonjakan jumlah pemudik, termasuk pengawasan di area dermaga serta pengaturan jalur keluar penumpang agar tidak terjadi penumpukan di dalam pelabuhan.



