Racik Petasan Jumbo, Tiga Remaja di Nganjuk Terluka Akibat Ledakan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Insiden ledakan petasan kembali terjadi dan menyebabkan sejumlah remaja mengalami luka serius. Peristiwa tersebut menimpa empat pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Desa Drenges, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Senin (9/3/2026) tengah malam.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula ketika para remaja tersebut diduga tengah meracik petasan berukuran besar di area belakang rumah salah satu warga. Namun, saat proses perakitan berlangsung, petasan itu tiba-tiba meledak dan menimbulkan suara dentuman keras yang mengejutkan warga sekitar.

- Advertisement -

Ledakan tersebut mengakibatkan tiga remaja mengalami luka parah akibat serpihan dan daya ledak petasan. Sementara satu remaja lainnya dilaporkan selamat dari kejadian itu.

Seorang warga setempat yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian mengatakan, suara ledakan terdengar sangat keras hingga membuat warga keluar rumah untuk mencari tahu sumber suara tersebut.

“Warga tiba-tiba mendengar suara ledakan yang sangat keras, lalu disusul dengan suara teriakan kesakitan dan minta tolong dari para korban,” ujar salah satu saksi di lokasi, Selasa (10/3/2026).

- Advertisement -

Warga yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan kepada para korban. Ketiga remaja yang mengalami luka kemudian dilarikan ke RSUD Kertosono untuk mendapatkan penanganan medis.

Pihak rumah sakit langsung memberikan perawatan darurat kepada para korban. Namun, karena kondisi salah satu korban cukup kritis, tenaga medis memutuskan untuk merujuknya ke Rumah Sakit dr. Soetomo Surabaya guna mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

Keempat remaja yang berada di lokasi saat kejadian diketahui bernama Pakim, Tohari, Rangga, dan Haki. Mereka diduga sedang berkumpul sebelum akhirnya mencoba meracik petasan berukuran besar yang berujung pada ledakan tersebut.

Kejadian ini juga menyisakan trauma bagi keluarga korban. Fatoni, orang tua salah satu remaja yang selamat dari insiden tersebut, mengaku masih syok setelah mengetahui peristiwa yang menimpa anak dan teman-temannya.

Sementara itu, aparat kepolisian dari Polres Nganjuk langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di area belakang rumah yang menjadi titik ledakan.

Penyelidikan pun masih terus dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti ledakan tersebut, termasuk kemungkinan penggunaan bahan berbahaya dalam proses pembuatan petasan.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. Hingga kini, petugas masih mengumpulkan keterangan dari para saksi serta pihak terkait untuk mendalami peristiwa tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Nama Uya Kuya Dicatut, Polda Metro Jaya Usut Penyebar Hoaks

JCCNetwork.id- Polda Metro Jaya mulai menyelidiki dugaan penyebaran informasi bohong yang mencatut nama Surya Utama terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kasus ini mencuat...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER