Penjualan Tiket KA Ekonomi Tembus 378 Ribu Jelang Lebaran

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Moda transportasi kereta api kelas ekonomi masih menjadi pilihan utama masyarakat pada masa angkutan Lebaran 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat penjualan tiket kelas ekonomi dari wilayah Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencapai ratusan ribu lembar, jauh melampaui tiket kelas eksekutif.

Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta, hingga awal Maret 2026 penjualan tiket kereta ekonomi tercatat sebanyak 378.324 tiket. Sementara itu, tiket kereta kelas eksekutif yang telah terjual mencapai 211.566 tiket.

- Advertisement -

Manajer Humas Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap kereta ekonomi menunjukkan moda transportasi ini masih menjadi tulang punggung perjalanan jarak jauh, terutama bagi pemudik yang mencari biaya perjalanan lebih terjangkau.

Menurut dia, faktor tarif yang relatif murah menjadi salah satu alasan utama masyarakat memilih kereta ekonomi untuk perjalanan selama periode mudik Lebaran. Meski berbiaya lebih rendah, pihaknya memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan perjalanan tetap menjadi prioritas.

“Kereta api ekonomi masih menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan tarif yang terjangkau dengan tingkat keamanan dan kenyamanan perjalanan yang terus kami jaga,” kata dia di Jakarta, Kamis.

- Advertisement -

Ia menjelaskan, pada kategori kereta ekonomi bersubsidi atau Public Service Obligation (PSO), tingkat keterisian kursi atau okupansi telah mencapai 93 persen. Dari total kapasitas yang tersedia, sebanyak 74.055 tiket telah dipesan oleh calon penumpang.

Sejumlah kereta ekonomi PSO yang menjadi favorit masyarakat untuk perjalanan mudik umumnya berangkat dari Stasiun Pasar Senen. Beberapa di antaranya adalah KA Bengawan dengan tarif sekitar Rp74.000, KA Airlangga sekitar Rp104.000, KA Serayu sekitar Rp67.000, serta KA Cikuray dengan tarif sekitar Rp45.000.

Meski permintaan cukup tinggi, KAI masih menyediakan sekitar 7.000 kursi untuk keberangkatan pada periode 23 Maret hingga 1 April 2026.

Sementara itu, pada kategori kereta ekonomi komersial, tingkat pemesanan tiket saat ini telah mencapai sekitar 67 persen dari total kapasitas kursi yang tersedia. Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat menjelang puncak arus mudik.

Peningkatan penjualan tiket juga diperkirakan dipicu oleh program stimulus ekonomi dari pemerintah berupa potongan harga tiket hingga 30 persen untuk kereta ekonomi komersial. Program diskon tersebut berlaku untuk periode keberangkatan 14 Maret hingga 29 Maret 2026.

Pada rentang tanggal tersebut, KAI masih menyediakan sekitar 85.726 kursi bagi masyarakat yang ingin melakukan perjalanan menggunakan kereta ekonomi dari wilayah Daop 1 Jakarta.

KAI pun mengimbau masyarakat yang berencana melakukan perjalanan selama masa angkutan Lebaran agar segera melakukan pemesanan tiket lebih awal untuk memastikan ketersediaan tempat duduk serta menghindari lonjakan permintaan menjelang hari keberangkatan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Aksi “Kungfu” Fadly Alberto Picu Proses Disiplin Cepat

JCCNetwork.id- Insiden kekerasan mewarnai laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 musim 2025–2026 antara Bhayangkara FC U-20 dan Dewa United U-20 yang berlangsung di Stadion...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER