JCCNetwork.id- Harga sejumlah komoditas pangan di pasar nasional terpantau mengalami pergerakan pada Kamis (5/3/2026). Beberapa bahan kebutuhan pokok menunjukkan tren kenaikan dibandingkan hari sebelumnya, terutama cabai rawit merah, gula pasir, dan daging sapi.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) yang dikelola Bank Indonesia, kenaikan harga masih terjadi pada sejumlah komoditas, meskipun sebagian bahan pangan lainnya justru mengalami penurunan.
Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan cukup signifikan adalah cabai rawit merah. Harga komoditas ini tercatat naik 8,94 persen dan kini berada di kisaran Rp82.300 per kilogram. Selain itu, gula pasir juga menunjukkan tren kenaikan, baik untuk kualitas premium maupun gula lokal.
Harga gula pasir kualitas premium tercatat naik 0,25 persen menjadi Rp19.850 per kilogram. Sementara gula pasir lokal meningkat 0,54 persen dan diperdagangkan di angka Rp18.550 per kilogram.
Di sektor protein hewani, harga daging sapi juga mengalami peningkatan meskipun relatif tipis. Daging sapi kualitas I naik 0,07 persen menjadi Rp144.000 per kilogram, sedangkan kualitas II meningkat 1,36 persen menjadi Rp137.800 per kilogram.
Sementara itu, sejumlah komoditas lain justru mengalami penurunan harga. Bawang merah misalnya turun 2,91 persen menjadi Rp43.450 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada bawang putih yang tercatat melemah 3,44 persen menjadi Rp39.350 per kilogram.
Pergerakan harga juga terjadi pada komoditas beras. Beras kualitas bawah I turun 1,04 persen menjadi Rp14.300 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II tidak mengalami perubahan dan tetap berada di harga Rp14.500 per kilogram.
Untuk beras kualitas medium I tercatat turun 2,19 persen menjadi Rp15.600 per kilogram, sementara medium II turun 0,95 persen menjadi Rp15.650 per kilogram. Penurunan harga juga terjadi pada beras kualitas super, dengan kualitas super I turun 2,62 persen menjadi Rp16.700 per kilogram dan kualitas super II turun 1,5 persen menjadi Rp16.450 per kilogram.
Di sisi lain, mayoritas jenis cabai justru mengalami penurunan harga. Cabai merah besar tercatat turun cukup tajam sebesar 13,2 persen menjadi Rp38.800 per kilogram. Cabai rawit merah keriting juga turun 13,43 persen menjadi Rp74.300 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau melemah 10,41 persen menjadi Rp48.600 per kilogram.
Untuk komoditas daging ayam ras segar, harga mengalami penurunan 3,93 persen menjadi Rp40.350 per kilogram. Namun demikian, harga telur ayam ras segar justru mengalami kenaikan tipis sebesar 0,15 persen menjadi Rp32.600 per kilogram.
Pergerakan harga juga terjadi pada komoditas minyak goreng. Minyak goreng curah tercatat naik 0,26 persen menjadi Rp19.050 per liter. Sementara minyak goreng kemasan bermerek I turun 0,66 persen menjadi Rp22.550 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II naik 2,08 persen menjadi Rp22.100 per liter.
Data tersebut menunjukkan fluktuasi harga pangan masih terjadi di berbagai komoditas menjelang periode peningkatan konsumsi masyarakat. Pemerintah dan otoritas terkait terus memantau perkembangan harga guna menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan bahan pokok di pasar.



