JCCNetwork.id- Persija Jakarta mengamankan kemenangan penting usai menaklukkan PSM Makassar dengan skor 2-1 pada lanjutan pekan ke-22 BRI Super League. Pertandingan yang berlangsung di Jakarta International Stadium, Jumat (20/2/2026) malam WIB, berjalan dalam tensi tinggi dan ditentukan lewat detail kecil di lini pertahanan kedua tim.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persija tampil agresif dengan mengambil kendali permainan. Dominasi penguasaan bola menjadi ciri permainan tuan rumah pada 15 menit pertama. Meski demikian, rapatnya barisan pertahanan PSM membuat peluang bersih sulit tercipta.
PSM tidak tinggal diam. Tim tamu mengandalkan skema serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini belakang Persija. Pergerakan pemain sayap dan umpan-umpan direct ke lini depan memaksa kapten Persija, Andritany Ardhiyasa, bekerja ekstra mengamankan area pertahanannya.
Kebuntuan akhirnya terpecah pada menit ke-30. Berawal dari umpan terukur Allano Souza dari sisi kanan, Alaaeddine Ajaraie sukses memenangkan duel udara dan menanduk bola ke sudut gawang yang tak terjangkau kiper Reza Arya Pratama. Gol tersebut mengangkat moral tuan rumah dan disambut gemuruh suporter di tribun.
Namun keunggulan Persija tak bertahan lama. Enam menit berselang, kemelut terjadi di depan gawang setelah Andritany gagal menangkap bola dengan sempurna hasil sepakan jarak jauh Rizky Eka. Bola muntah langsung disambar Sheriddin Boboev yang berdiri bebas di dalam kotak penalti. Skor berubah menjadi 1-1 dan membuat pertandingan kembali terbuka.
Memasuki babak kedua, intensitas laga meningkat. Kedua tim sama-sama berani keluar menyerang. Persija sempat mencetak gol melalui Maxwell Souza setelah memanfaatkan kesalahan distribusi bola dari kiper PSM. Namun wasit Agung Setiawan menganulir gol tersebut karena menilai terjadi sentuhan tangan sebelum bola masuk ke gawang.
Tekanan berkelanjutan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-67. Kesalahan kontrol pemain belakang PSM di area berbahaya dimanfaatkan dengan cepat oleh Maxwell. Tanpa kawalan berarti, ia menanduk bola ke gawang kosong dan membawa Persija kembali unggul 2-1.
Setelah memimpin, Persija menurunkan tempo permainan dan lebih fokus menjaga organisasi pertahanan. PSM berupaya menyamakan kedudukan lewat sejumlah pergantian pemain dan variasi serangan, namun hingga peluit panjang dibunyikan, skor tidak berubah.
Tambahan tiga poin mengantar Persija naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 47 poin, menyamai raihan Persib di papan atas. Sementara itu, PSM harus puas tertahan di peringkat ke-13 dengan 23 angka, membuat persaingan di papan bawah semakin ketat.
Dalam laga tersebut, Persija yang ditangani Mauricio Souza menurunkan formasi 3-4-3 dengan mengandalkan trio lini depan Ajaraie, Gustavo Almeida, dan Allano Souza. Di kubu lawan, Tomas Trucha tetap memakai pola 4-2-3-1 dengan Alex Tanque sebagai ujung tombak.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Persija untuk menjaga konsistensi dalam perebutan gelar musim 2025/2026, sementara PSM dituntut segera berbenah agar tidak terus terjebak di papan bawah klasemen.














