Tiga Pemain Naturalisasi Absen di FIFA Series 2026

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kebijakan naturalisasi yang digencarkan pada era kepelatihan Shin Tae-yong memberi warna baru bagi perjalanan Timnas Indonesia dalam lima tahun terakhir. Sejak menangani skuad Garuda pada 2020 hingga 2025, pelatih asal Korea Selatan itu mendorong federasi untuk mempercepat proses perpindahan kewarganegaraan pemain keturunan demi mendongkrak daya saing tim di level internasional.

Tercatat sedikitnya 18 pemain menjalani proses naturalisasi dan resmi berkostum Merah Putih sepanjang periode tersebut. Namun, memasuki agenda FIFA Series 2026, tidak semua nama yang sebelumnya menjadi pilihan utama akan kembali memperkuat tim. Pelatih anyar, John Herdman, dipastikan tidak memasukkan tiga pemain naturalisasi dalam daftar skuad untuk turnamen tersebut.

- Advertisement -

Absennya ketiga pemain ini bukan semata-mata persoalan kualitas. Sejumlah faktor teknis dan non-teknis menjadi pertimbangan, mulai dari kondisi kebugaran hingga sanksi disiplin yang masih harus dijalani.

Cedera ACL, Mees Hilgers Masih Pemulihan

Nama pertama yang dipastikan absen adalah Mees Hilgers. Bek tengah bertinggi 185 sentimeter itu resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada September 2024 dan melakoni debut saat Indonesia bermain imbang 2-2 melawan Bahrain pada 5 Oktober 2024.

- Advertisement -

Hilgers sempat menjadi bagian penting dalam skema pertahanan tim pada masa akhir kepelatihan Shin. Namun menjelang FIFA Series 2026, ia masih menjalani pemulihan cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL) yang memaksanya menepi cukup lama.

Melalui unggahan di media sosial, Hilgers terlihat mulai menjalani latihan ringan menggunakan sepeda statis. Meski progres pemulihan disebut berjalan positif, tim pelatih memilih tidak mengambil risiko dengan membawanya dalam turnamen kompetitif terdekat.

Thom Haye Jalani Sanksi Empat Laga

Pilar kedua yang absen adalah Thom Haye, gelandang yang dikenal sebagai motor serangan Indonesia. Haye mencatatkan debut impresif saat Indonesia menundukkan Vietnam 3-0 pada Maret 2024 dan sejak itu menjadi pengatur tempo permainan di lini tengah.

Namun, untuk agenda FIFA Series 2026, Haye tidak dapat diturunkan karena masih menjalani sanksi larangan bermain empat pertandingan. Hukuman tersebut dijatuhkan setelah insiden protes keras dalam laga melawan Irak pada babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Oktober 2025 lalu.

Ketiadaan Haye membuka peluang bagi gelandang lain untuk tampil lebih dominan. Beberapa nama seperti Ivar Jenner hingga Joey Pelupessy diproyeksikan mengisi peran sentral di lini tengah dalam racikan Herdman.

Shayne Pattynama Terhalang Skorsing

Satu nama lain yang juga tidak masuk skuad adalah Shayne Pattynama. Bek kiri berusia 27 tahun itu turut menerima sanksi empat pertandingan akibat insiden yang sama dengan Haye.

Selain faktor skorsing, Pattynama juga minim menit bermain di level klub bersama Persija Jakarta. Sejak bergabung, ia baru mencatat dua penampilan dengan total 18 menit bermain, situasi yang dinilai belum cukup ideal untuk langsung kembali ke panggung internasional.

Meski demikian, posisi bek kiri bukan area yang krisis opsi. Indonesia masih memiliki sejumlah alternatif seperti Calvin Verdonk, Dean James, serta Pratama Arhan yang siap bersaing memperebutkan tempat utama.

Era Baru, Seleksi Lebih Ketat

Absennya tiga nama naturalisasi pilihan Shin Tae-yong menandai dimulainya fase baru di bawah komando John Herdman. Jika pada periode sebelumnya naturalisasi menjadi strategi utama mempercepat peningkatan kualitas, kini proses seleksi terlihat lebih ketat dengan mempertimbangkan faktor kebugaran, disiplin, serta konsistensi performa di klub.

FIFA Series 2026 menjadi panggung penting bagi Herdman untuk meramu komposisi ideal menjelang agenda internasional berikutnya. Skuad yang dibentuk diharapkan tidak hanya mengandalkan reputasi, tetapi juga kesiapan fisik dan mental untuk bersaing di level tertinggi.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Polisi Diserang Saat Lakukan Patroli

JCCNetwork.id-Aparat kepolisian menangkap dua pemuda yang diduga melakukan pemukulan terhadap anggota polisi saat patroli di wilayah Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Minggu (8/3/2026). Penangkapan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER