Casemiro Bidik Piala Dunia 2026 sebagai Turnamen Terakhir

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Gelandang senior Brasil, Casemiro, menyatakan tekadnya untuk mengerahkan seluruh kemampuan demi meraih gelar juara Piala Dunia 2026, yang dipastikan menjadi turnamen terakhirnya bersama tim nasional.

Pemain berusia 33 tahun itu diproyeksikan menjadi salah satu pilar utama Brasil di bawah kepemimpinan pelatih kepala Carlo Ancelotti.

- Advertisement -

Penunjukan Ancelotti dinilai sebagai langkah strategis Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) untuk mengembalikan kejayaan Seleção di panggung dunia.

Casemiro tampil konsisten bersama Manchester United sepanjang musim 2025/26.

Dalam kemenangan dramatis 3-2 atas Fulham di Old Trafford, Minggu (1/2/2026), ia kembali menjadi sorotan berkat performa dominan di lini tengah.

- Advertisement -

Gol penentu kemenangan dicetak Benjamin Sesko pada menit tambahan, namun peran Casemiro mendapat apresiasi besar dari publik Old Trafford.

Sepanjang musim Liga Primer Inggris, Casemiro mencatatkan 52 tekel dan 12 blok—terbanyak di skuad United.

Ia juga menempati peringkat kedua dalam duel yang dimenangkan (107) dan intersepsi (16).

Dari sisi ofensif, Casemiro telah mencetak lima gol liga musim ini, menjadikannya salah satu gelandang paling produktif di tim.

Secara keseluruhan, Casemiro telah mencetak 22 gol untuk Manchester United dengan rasio satu gol setiap 6,7 pertandingan, meningkat signifikan dibandingkan catatan golnya saat memperkuat Real Madrid.

Di level internasional, karier Casemiro sempat meredup setelah tidak masuk skuad utama Brasil pada era pelatih Dorival Junior.

Namun, pemecatan Dorival pada Maret 2025 dan penunjukan Ancelotti menjadi titik balik bagi gelandang berpengalaman tersebut.

Ancelotti langsung memasukkan Casemiro dalam skuad pertamanya dan menurunkannya sebagai starter dalam tujuh dari delapan laga awal Brasil, termasuk kualifikasi Piala Dunia 2026.

“perhatian, kasih sayang, dan rasa hormat”,
Casemiro juga dipercaya mengenakan ban kapten dalam laga uji coba melawan Korea Selatan dan Jepang pada Oktober lalu.

“Dia adalah pemain paling penting untuk menyeimbangkan tim saat kita menguasai bola,” kata Ancelotti. “Dia sangat cerdas secara taktis dan memberikan kepemimpinan yang sangat penting dalam skuad”.

Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen ketiga Casemiro bersama Brasil.

Ia sebelumnya tampil pada Piala Dunia 2018 dan 2022, namun belum berhasil membawa Seleção melangkah ke final.

“Ia memahami tuntutan level tertinggi, ia tahu cara mengatasi momen sulit dan memotivasi rekan-rekannya,” tambah Ancelotti. “Casemiro adalah pemain teladan yang dihormati oleh semua orang.”

Pada edisi 2018, absennya Casemiro di perempat final akibat akumulasi kartu menjadi salah satu faktor kekalahan Brasil dari Belgia.

Sementara pada 2022, Brasil tersingkir dari Kroasia melalui adu penalti di perempat final.

Dengan pengalaman panjang, performa stabil, dan kembali bekerja sama dengan Ancelotti, Casemiro kini menatap Piala Dunia 2026 sebagai peluang terakhir untuk mengakhiri karier internasionalnya dengan gelar juara dunia.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Menkeu Tegaskan Subsidi BBM Tetap Dipertahankan Meski Harga Minyak Dunia Naik

JCCNetwork.id- Pemerintah memastikan belum akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam waktu dekat meskipun harga minyak mentah dunia tengah mengalami kenaikan akibat...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER