Sabalenka dan Rybakina Melaju ke Final AO 2026

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Partai final tunggal putri Australian Open 2026 akan mempertemukan petenis peringkat satu dunia Aryna Sabalenka dengan unggulan kelima Elena Rybakina.

Laga puncak dijadwalkan berlangsung Sabtu (31/1) di Rod Laver Arena, Melbourne Park.

- Advertisement -

Sabalenka memastikan tiket ke final setelah menyingkirkan Elina Svitolina dengan skor 6-2, 6-3 pada pertandingan semifinal yang berlangsung selama satu jam 16 menit.

Kemenangan tersebut menandai penampilan keempat Sabalenka secara beruntun di final Australian Open.

Capaian itu membuka peluang bagi Sabalenka untuk meraih gelar Grand Slam kelimanya sekaligus trofi ketiga di Melbourne Park.

- Advertisement -

Ia juga mencatatkan diri sebagai petenis putri ketiga di era profesional yang mampu menembus final Australian Open empat kali berturut-turut, menyamai rekor Evonne Goolagong Cawley dan Martina Hingis.

“Saya tidak percaya ini. Ini adalah pencapaian yang luar biasa, tetapi pekerjaan belum selesai,” ujar Sabalenka usai pertandingan, dilansir dari ubitennis.net.

Sementara itu, Elena Rybakina melaju ke partai puncak setelah mengalahkan Jessica Pegula dalam duel ketat dua set langsung 6-3, 7-6(7).

Kemenangan tersebut memperpanjang tren positif Rybakina, yang tercatat memenangi 19 dari 20 pertandingan terakhirnya.

Final Australian Open 2026 menjadi ulangan partai puncak edisi 2023, saat Sabalenka mengalahkan Rybakina melalui pertarungan tiga set.

Secara keseluruhan, Sabalenka unggul dalam rekor pertemuan dengan skor 8-6.

Namun, Rybakina memiliki catatan lebih baik dalam laga final dengan keunggulan 3-1, termasuk kemenangan atas Sabalenka di final WTA Finals Riyadh 2025.

Final kali ini juga mencatat sejarah tersendiri.

Sabalenka dan Rybakina menjadi pasangan keempat di abad ke-21 yang bertemu lebih dari satu kali di final Australian Open, setelah Capriati–Hingis, Serena dan Venus Williams, serta Serena Williams–Maria Sharapova.

Selain itu, keduanya mencapai final tanpa kehilangan satu set pun sepanjang turnamen.

Catatan tersebut menjadikan mereka pasangan finalis pertama di Australian Open sejak Justine Henin dan Kim Clijsters pada 2004 yang melaju ke partai puncak dengan rekor serupa.

Rybakina mengaku siap menghadapi laga final dan berharap dapat tampil lebih solid, terutama dalam servis.

“Itu adalah pertarungan hebat yang kami mainkan,” kata Rybakina. “Hanya saja pada akhirnya dia bermain sedikit lebih baik. Dia memenangkan pertandingan itu, sangat pantas. Saya ingin menikmati final dan semoga saya akan melakukan servis lebih baik daripada hari ini dan itu akan membantu saya,” ujarnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Arus Imlek 2026, Kendaraan ke Trans Jawa Naik 33 Persen

JCCNetwork.id- Arus kendaraan yang meninggalkan Jakarta menuju wilayah timur melalui ruas PT Jasamarga Transjawa Tol pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026 mengalami lonjakan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER