Penembakan Hanukkah di Sydney Tewaskan 16 Orang, Polisi Tetapkan sebagai Aksi Teror

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id-Kepolisian Australia mengungkap identitas dua pelaku penembakan massal yang menewaskan sedikitnya 15 orang saat perayaan Hanukkah di kawasan Pantai Bondi, Sydney.

Kedua pelaku diketahui merupakan ayah dan anak, dan berasal dari Pakistan. Peristiwa yang terjadi pada Minggu petang itu telah ditetapkan sebagai aksi teror.

- Advertisement -

 

Insiden tersebut tercatat sebagai penembakan paling mematikan di Australia dalam hampir 30 tahun terakhir, meski negara itu dikenal memiliki regulasi kepemilikan senjata yang sangat ketat.

 

- Advertisement -

Situasi mencekam berlangsung sekitar 10 menit di lokasi yang padat pengunjung akibat cuaca panas, memicu kepanikan massal dan membuat ratusan orang berlarian menyelamatkan diri.

Salah satu pelaku, Sajid Akram (50), tewas setelah ditembak aparat saat upaya penindakan. Dengan demikian, jumlah korban jiwa dalam peristiwa ini bertambah menjadi 16 orang, termasuk pelaku.

 

Sementara itu, pelaku lainnya yang merupakan anak Akram, Naveed Akram (24), mengalami luka tembak dan kini dirawat di rumah sakit.

Komisaris Polisi New South Wales, Mal Lanyon, pada Senin (15/12/2025), menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung intensif.

Aparat juga menelusuri latar belakang dan jaringan yang kemungkinan terkait dengan aksi tersebut.

Laporan media AS, CBS News, mengutip keterangan pejabat intelijen Amerika Serikat yang telah menerima paparan awal penyelidikan, menyebutkan bahwa kedua pelaku adalah warga negara Pakistan.

Di media sosial, foto SIM New South Wales milik salah satu pelaku sempat beredar luas.

Polisi menyebut sekitar 1.000 orang menghadiri acara Hanukkah yang menjadi sasaran serangan.

Kegiatan komunitas Yahudi tersebut digelar di sebuah taman kecil yang berdekatan langsung dengan area Pantai Bondi.

 

Aparat keamanan kini meningkatkan pengamanan di sejumlah titik publik guna mencegah potensi ancaman lanjutan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

OSO Minta Pemerintah Pusat Segera Kembalikan Anggaran Daerah

JCCNetwork.id - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2017-2019, Oesman Sapta (OSO) meminta Pemerintah Pusat segera memenuhi anggaran untuk Pemerintah Daerah. Menurut OSO, kebijakan...

1.653 Sekolah Dicoret, MBG Sasar 3T

Ladang Ganja OPM Digerebek TNI

MU Gebuk Sabah di Old Trafford

Rupiah Melemah ke Rp17.622

KONTEN VIDEO

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER