Bos WO Ayu Puspita Ditangkap Polisi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara menetapkan pimpinan Wedding Organizer (WO) Ayu Puspita sebagai terduga pelaku penipuan setelah sejumlah pasangan calon pengantin mengadukan kegagalan layanan pada hari pernikahan mereka. Kasus ini memicu keprihatinan publik lantaran mayoritas korban telah melunasi seluruh biaya sebelum acara, namun fasilitas yang dijanjikan tidak pernah terpenuhi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengamankan lima orang terkait dugaan penipuan jasa pernikahan tersebut. Mereka adalah AP selaku pemilik usaha WO, serta HE, BDP, DHP, dan RR yang merupakan bagian dari tim operasional perusahaan.

- Advertisement -

“Kita sudah menerima laporan dari para korban WO itu. Saat ini, sejak semalam, ada lima orang dari pihak WO yang sedang kita periksa. Iya termasuk (bos WO),” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, Kompol Onkoseno Gradiarso Sukahar, kepada wartawan, Senin (8/12/2025).

Menurut polisi, dugaan penipuan ini berawal dari promosi WO Ayu Puspita yang menawarkan paket lengkap mulai dari dekorasi, dokumentasi, hingga katering. Para korban tertarik dan menyelesaikan pembayaran sesuai ketentuan. Namun pada hari pernikahan, layanan yang seharusnya disediakan tidak hadir di lokasi tanpa penjelasan yang jelas.

“Ketika waktu resepsi, ternyata pihak wedding organizer tidak menyiapkan fasilitas sesuai kesepakatan, dan dari pihak wedding organizer tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan masalah tersebut,” ujarnya.

- Advertisement -

Hingga kemarin malam, polisi mencatat 87 laporan resmi masuk dari warga yang mengaku dirugikan. Aparat menduga jumlah korban bisa terus bertambah karena sebagian belum sempat mengajukan aduan.

Penyidik kini mendalami aliran dana yang dikumpulkan WO tersebut serta kemungkinan adanya modus serupa yang dilakukan dalam jangka waktu panjang. Polisi juga bekerja sama dengan sejumlah vendor yang diklaim bekerja sama dengan WO untuk memastikan keterlibatan pihak lain.

Sementara itu, korban berharap proses hukum dapat berjalan tuntas agar kerugian mereka memperoleh kepastian ganti rugi. Polisi mengimbau para pasangan calon pengantin yang pernah menggunakan layanan serupa untuk segera melapor jika mengalami kerugian.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih penyedia jasa pernikahan, terutama memastikan legalitas usaha dan rekam jejak layanan sebelum melakukan pembayaran penuh.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

1.200 Ton Sampah Menumpuk di Gowa

JCCNetwork.id- Sekitar 1.200 ton sampah menumpuk di sejumlah wilayah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, setelah operasional armada pengangkut sampah terganggu sejak 16 September 2026.Dinas Lingkungan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Berantas Balpres, Bea Cukai Ungkap Aksi Kucing-Kucingan Terus TerjadiKarna Permintaan Masih Tinggi
11:30
Video thumbnail
Mentan Amran Sentil Pengamat Nyinyir soal Beras Impor Ilegal: Ini Musuh Negara
07:55
Video thumbnail
Suahasil Laporkan Utang BLBI Tuntas kepada Prabowo
09:08
Video thumbnail
Eks Pimpinan KPK Sentil Penegak Hukum, Jangan Sembarangan Rampas Aset karena Malas Lacak Bukti
08:32
Video thumbnail
Sivitas UIN Sunan Ampel Ungkap Masalah Tata Kelola Fakultas di DPR
09:11
Video thumbnail
Mentan Amran Bereaksi Keras, Sebut 115 Juta Petani Dirugikan Karna Beras Impor Ilegal!
08:06
Video thumbnail
Detik Detik Hakim MK Tegur Denny Indrayana Saat Sidang Gugatan Ijazah Gibran
08:40
Video thumbnail
Waspada Celah RUU Perampasan Aset, Advokat Ingatkan Potensi Jadi Alat Pemerasan
09:01
Video thumbnail
JARI’98 Desak Polri Tangkap Pelaku Pembubaran Ibadah #shorts #trending
01:01
Video thumbnail
Detik-Detik Denny Indrayana Cs Persoalkan Syarat Pendidikan Gibran di MK
13:55
Video thumbnail
Aturan Dapur MBG Diubah, Kepala SPPG Tak Boleh Lagi Absen Saat Masak
09:25
Video thumbnail
Buka bukaan di DPR! Kejawen Maneges Minta Kepercayaan Tak Dianaktirikan
09:15
Video thumbnail
Hakim MK Sentil Mantan Pejabat Kemenhub soal Pesawat Delay Bisa Telepon Itukan Bapak
08:55
Video thumbnail
Hakim MK Kekhawatiran soal Diskresi Penyidik ​​di KUHAP Baru dan RUU Perampasan Aset Disinggung
10:37
Video thumbnail
Kocak, Maba UMRI Tolak Promosi Anak Mentan Amran, Malah Dipuji Lolos Uji
09:04
Video thumbnail
Gubenur Sherly Lihat Lahan Habis Dibakar, Bukan Marah Malah Gali Alasan Petani
08:39
Video thumbnail
DPR Wanti-Wanti Hukum untuk Koruptor Harus Ditutup
08:02
Video thumbnail
DPR Tanya Solusi Pakar Soal Bagaimana Jika Barang Rampasan dari Hasil Korupsi Jika Dipakai Aparat?
10:14
Video thumbnail
Habis Bubarin Jemaat Beribadah, Lalu Minta Maaf #shorts #trending
02:45
Video thumbnail
Prabowo Sebut Sawit “Tanaman Ajaib”, Bisa Hasilkan 57 Produk
08:18

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Kebakaran Landa Pasar Mobil Kemayoran

1.200 Ton Sampah Menumpuk di Gowa

Pajak Marketplace Berlaku November 2026