Komisi Reformasi Polri Desak Kapolri Evaluasi Perkap dan Perpol Jelang Berlaku KUHP Baru

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id-Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar pertemuan dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan jajaran Mabes Polri pada Kamis (4/12/2025).

Dalam pertemuan itu, Kapolri diminta segera menyiapkan langkah evaluasi internal menyusul pemberlakuan KUHP dan KUHAP baru pada awal 2026.

- Advertisement -

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, menegaskan perlunya perubahan regulasi internal Polri agar selaras dengan ketentuan hukum acara pidana yang baru.

“Supaya mereka bisa segera mengadakan evaluasi, menyiapkan perubahan Perkap dan Perpol,” ujar Jimly dalam konferensi pers di Jakarta Selatan.

Jimly menyebut revisi tersebut penting agar proses penegakan hukum Polri sejalan dengan norma dan mekanisme baru yang ditetapkan negara.

- Advertisement -

“Dengan begitu antara tim reformasi Polri dan tim internal itu bekerja saling menunjang untuk perbaikan kepolisian di masa yang akan datang,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri Mahfud MD turut menyampaikan sejumlah rekomendasi, salah satunya terkait penanganan hukum tiga orang yang ditangkap dalam kericuhan demonstrasi pada Agustus lalu: Laras Faizati, Adetya Pramandira (Dera), dan Fathul Munif (Munif).

Mahfud meminta Polri mengkaji ulang dugaan keterlibatan Laras dalam tuduhan menghasut massa untuk membakar gedung Mabes Polri. Ia menilai penahanan Laras dapat ditangguhkan apabila tidak ditemukan alasan kuat untuk menahannya.

“Sementara untuk Dera dan Munif, keduanya adalah aktivis lingkungan. Karena itu, kami meminta Polri menerapkan ketentuan anti-SLAPP sebagai perlindungan hukum bagi pegiat lingkungan hidup, baik saksi, pelapor, terlapor, maupun ahli,” ujar Mahfud.

Komisi menegaskan bahwa penerapan prinsip-prinsip hukum baru, termasuk perlindungan terhadap pembela lingkungan, menjadi bagian dari upaya mempercepat reformasi di tubuh Polri.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Lahan Baru Terbakar, Tak Lama Kemudian Sudah Jadi Kebun Sawit

JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto menyoroti fenomena yang dinilainya janggal dalam kasus kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. Ia mempertanyakan adanya lahan yang baru saja...

KAI Layani 351 Juta Penumpang

Harry Kane Kandidat Ballon d’Or 2026

KPK Periksa Dirut PT MSA

Indonesia Lolos Piala Asia U-20

BGN Tutup 1.999 Dapur MBG Tak Ber-SLHS

Tiger Woods Kehilangan SIM 5 Tahun

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

Harga Emas Antam Kembali Menguat

Kantor BGN Pindah ke Grha Merah Putih

Uang Korban Loker Dikembalikan

Polisi Usut Dugaan Pemerkosaan

Tiger Woods Kehilangan SIM 5 Tahun