JCCNetwork.id-Badan pengawas media Rusia, Roskomnadzor, resmi memblokir akses ke platform gim daring Roblox.
Langkah ini diambil setelah otoritas menemukan berbagai konten yang dinilai mempromosikan serta membenarkan aktivitas ekstremis dan teroris, ajakan melakukan kekerasan ilegal, hingga propaganda LGBT — kategori yang diklasifikasikan sebagai gerakan ekstrem di Rusia.
Roskomnadzor menyebut pihaknya telah berulang kali mengirimkan pemberitahuan kepada manajemen Roblox sejak November. Otoritas meminta penghapusan materi yang dianggap merusak perkembangan spiritual dan moral anak-anak.
Namun, menurut laporan Sputnik dan RIA Novosti, permintaan tersebut tidak direspons memadai sehingga pemerintah akhirnya mengambil tindakan pemblokiran penuh terhadap platform asal Amerika Serikat itu.
Roskomnadzor menegaskan pemblokiran dilakukan untuk “melindungi ruang informasi nasional dari penyebaran konten berbahaya yang melanggar hukum Federasi Rusia.”























