Keputusan Kluivert Soal Marselino Picu Polemik

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Keputusan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert tidak menyertakan gelandang muda Marselino Ferdinan dalam daftar 28 pemain yang dipanggil untuk menghadapi Irak dan Arab Saudi pada babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menuai kritik tajam dari warganet.

Nama Marselino dinilai publik layak masuk skuad lantaran memiliki catatan apik melawan dua calon lawan Indonesia tersebut. Pemain berusia 21 tahun itu pernah mencetak gol saat Indonesia menghadapi Irak di Piala Asia 2023 serta menjadi pahlawan dengan dua gol kemenangan atas Arab Saudi di babak sebelumnya.

- Advertisement -

Namun, dalam pengumuman resmi yang disampaikan pada Rabu (24/9/2025) malam, Kluivert justru tidak memasukkan Marselino. Selain gelandang tersebut, beberapa pemain lain yang sebelumnya menjadi andalan, seperti Ivar Jenner, Adrian Wibowo, Elkan Baggott, Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Mees Hilgers, dan Tim Geypens, juga absen.

Di sisi lain, absennya Marselino sebenarnya dapat dimaklumi. Sejak Juli 2025, pemain asal Jakarta itu jarang tampil di level klub. Terakhir, ia memperkuat Oxford United dalam laga uji coba melawan Liga Indonesia All Star. Setelah itu, ia mengalami cedera dan baru pada 6 September lalu diumumkan bergabung dengan klub Liga Slovakia, AS Trencin.

Kendati demikian, proses kepindahan Marselino ke AS Trencin belum tuntas akibat kendala izin kerja. Situasi ini membuat sang gelandang masih berada di Indonesia dan tidak aktif bermain kompetitif. Kondisi fisik dan kebugarannya pun dinilai belum seimbang dengan pemain lain yang rutin merumput di kompetisi masing-masing.

- Advertisement -

Alasan inilah yang diduga menjadi pertimbangan Kluivert untuk tidak memanggil Marselino. Meski begitu, keputusan tersebut tidak menyurutkan gelombang protes netizen. Sejumlah komentar di media sosial menyesalkan absennya sang pemain yang pernah menjadi penentu kemenangan Garuda.

“Padahal waktu home lawan Arab Saudi dia cetak gol. Sementara saat lawan Irak cetak satu gol. Mungkin urusan bersama klubnya belum selesai,” tulis akun vima.lismawati.
“Indonesia pernah ngalahin Arab Saudi dengan dua gol Marselino,” sambung akun @indriprasetyo22.

Kini, Kluivert menaruh harapan besar kepada para pemain yang dipanggil, termasuk Ole Romeny dan rekan-rekannya, untuk menjaga asa Indonesia melangkah ke Piala Dunia 2026. Laga melawan Irak dan Arab Saudi akan digelar pada 9 dan 12 Oktober mendatang, yang dipastikan menjadi ujian berat bagi skuad Garuda di Grup C.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Bayi Nyaris Tertukar, Ibu Lapor Polda Jawa Barat

JCCNetwork.id-Kasus dugaan bayi hampir tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin memasuki tahap baru setelah ibu bayi, Nina Saleha, resmi melaporkan seorang perawat berinisial N...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER