JCCNetwork.id-Enam nelayan, termasuk nakhoda, sempat terombang-ambing di Perairan Air Anyir, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, setelah kapal mereka mengalami mati mesin, Rabu (27/8/2025). Beruntung, seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh tim Basarnas.
Dantim Basarnas, Yurizal, menjelaskan, kapal yang mengangkut enam nelayan berangkat dari Dermaga TPI Pangkalbalam menuju lokasi penangkapan ikan di Perairan Air Anyir. Namun, saat hendak kembali ke dermaga, kapal mengalami mati mesin dan tidak dapat dinyalakan kembali. “Nakhoda sempat mencoba memperbaiki mesin kapal, tetapi hingga malam hari kapal belum juga bisa diperbaiki,” kata Yurizal, Kamis (28/8/2025).
Kapal kemudian terombang-ambing di tengah laut hingga akhirnya lego jangkar di depan kawasan perairan Pantai Air Anyir. Salah satu pemancing kemudian menghubungi temannya untuk melaporkan kejadian ini ke Kantor SAR Pangkalpinang. Menanggapi laporan, tim rescue Basarnas segera diberangkatkan menggunakan kapal Rigid Buoyancy Boat (RBB). Yurizal menambahkan, meski cuaca cerah, gelombang cukup besar sempat mempersulit proses evakuasi sebelum seluruh nelayan berhasil dipindahkan ke kapal RBB dan dibawa ke Pelabuhan Pangkalbalam dengan selamat.



