LPG 3 Kg Subsidi Akan Pakai Sistem KTP 2026

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menyiapkan aturan baru terkait pembelian LPG subsidi 3 kilogram. Kebijakan tersebut dirancang agar penyaluran subsidi energi lebih tepat sasaran, dengan sistem digital berbasis kartu tanda penduduk (KTP) yang rencananya mulai berlaku pada 2026.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menegaskan bahwa sistem anyar ini akan menjadi instrumen penting dalam pengawasan distribusi LPG 3 kg. Dengan mekanisme tersebut, pemerintah dapat mengetahui siapa saja konsumen yang berhak membeli LPG bersubsidi, baik untuk rumah tangga miskin maupun pelaku usaha mikro.

- Advertisement -

“LPG ini digunakan sesuai kebutuhan, apakah rumah tangga atau usaha mikro, itu kan juga tidak terdata. Untuk bagaimana efektifnya, itu akan kita bangun sistem,” ujar Yuliot dalam acara Indonesia Summit 2025 di Jakarta, Rabu (27/8/2025).

Proses pendataan konsumen akan dilakukan melalui aplikasi MyPertamina yang dikelola PT Pertamina (Persero). Data tersebut selanjutnya dipadukan dengan informasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil). Dengan integrasi data lintas lembaga ini, pemerintah memastikan hanya kelompok yang berhak yang dapat menikmati subsidi energi.

Kategori penerima subsidi mencakup rumah tangga miskin, petani, nelayan, serta pelaku usaha mikro. Mereka akan masuk dalam daftar konsumen prioritas yang dilindungi kebijakan pemerintah.

- Advertisement -

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa skema subsidi energi, khususnya LPG 3 kilogram, tetap berbasis komoditas pada tahun anggaran 2026. Meski ada wacana untuk mengalihkan subsidi ke sistem berbasis penerima, pemerintah memilih mempertahankan mekanisme berbasis barang, namun dengan pengaturan distribusi lebih ketat.

“Subsidi hanya akan diberikan kepada kelompok masyarakat dengan desil rendah,” kata Bahlil.

Sebagai landasan pengendalian kuota, pemerintah akan mengacu pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang dikelola BPS. Perincian teknis skema baru ini akan ditetapkan lebih lanjut setelah Undang-Undang APBN 2026 resmi disahkan.

Dengan penerapan aturan baru, LPG subsidi 3 kilogram tidak lagi bisa diakses secara bebas oleh seluruh masyarakat. Hanya kelompok dengan tingkat kesejahteraan rendah dan pelaku usaha kecil yang berhak membeli tabung melon tersebut. Pemerintah berharap mekanisme berbasis KTP ini mampu menekan penyalahgunaan sekaligus memastikan subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Gempa M4,5 Guncang Deiyai Papua

JCCNetwork.id- Gempa bumi bermagnitudo 4,5 mengguncang Kabupaten Deiyai, Papua Tengah, Senin (12/10/2026) pagi. Guncangan terjadi pada pukul 05.07 WIB dan dirasakan warga di wilayah...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Uang Korupsi Dipakai Bupati Klaten untuk Bayar Utang Pilkada #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Terkuak, Bupati Klaten Diduga Terima Setoran Rutin Rp1,8 Miliar dari OPD hingga BUMD
09:31
Video thumbnail
Anggota Parlemen Malaysia Desak ASEAN Protes ke Indonesia soal Kabut Asap
10:00
Video thumbnail
KPK Ungkap Tong Biru Isi Uang Diduga Hasil Korupsi Bupati Klaten #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
Bukan Brankas, KPK Ungkap Dugaan Uang Hasil Korupsi Bupati Klaten Disimpan dalam Tong Biru
08:31
Video thumbnail
Jokowi Blak-blakan Duga Ada Manuver untuk Hancurkan Reputasinya dan Gibran #shorts #trending
01:27
Video thumbnail
KPK Bongkar Dugaan Korupsi di BNPB, Gepokan Uang hingga Emas Dipamerkan
08:28
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Dana Bencana BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar #shorts #trending
01:59
Video thumbnail
KPK Bongkar Aliran Uang Miliaran dan Emas 325 Gram ke Pejabat BNPB dalam Kasus Korupsi Dana Bencana
13:39
Video thumbnail
Gugatan UU Pilkada Ditolak MK, Ini Alasan Ambang Batas Pencalonan Kepala Daerah Dipertahankan
08:07
Video thumbnail
KPK Ungkap Dugaan Penyelewengan Dana Bencana Rp148 Miliar oleh Adik Eks Kepala BNPB
14:44
Video thumbnail
Pemerintah Dituding Tebang Hutan, Mentan Amran UngkapPembukaan Sawah di Papua
08:04
Video thumbnail
Terungkap, KPK Beberkan Dugaan Dana Siap Pakai BNPB Dipakai Beli Saham Rp30,98 Miliar
22:12
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla #shorts
01:08
Video thumbnail
Lawan Ancaman Karhutla, BPGMN Dorong Budidaya Sagu hingga Jelutung di Lahan Gambut
08:44
Video thumbnail
Resmi Jadi KSAD, Jenderal Tandyo Siap Turunkan Pasukan Bantu Pemadaman Karhutla
08:50
Video thumbnail
Baru Dilantik, Kristomei Buka Peluang Rombak Personel BNPB Buntut Kasus Korupsi
08:29
Video thumbnail
Dedi Mulyadi Tanggapi Santai Isu Pindah ke PSI: Kabar dari Mana?
01:44
Video thumbnail
Momen Menta Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya, Langsung Dihadiahi Motor #shorts #trending
01:15
Video thumbnail
Bikin Haru, Mentan Amran Sebut Mahasiswi PPL Kesayangannya hingga Dihadiahi Motor
11:01

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER