Harga Cabai dan Bawang Merah Turun Tajam

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat penurunan harga sejumlah komoditas pangan pokok di tingkat konsumen secara nasional. Data resmi yang dihimpun hingga Rabu pagi (16/7) pukul 07.00 WIB menunjukkan bahwa tren penurunan harga terjadi pada berbagai bahan pangan strategis.

Penurunan harga paling mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, yang kini dijual dengan harga rata-rata Rp65.682 per kilogram. Angka ini turun cukup tajam dari posisi sebelumnya yang mencapai Rp69.567 per kilogram. Tak hanya itu, harga bawang merah juga mengalami koreksi signifikan dari Rp45.068 per kilogram menjadi Rp40.095 per kilogram.

- Advertisement -

Komoditas lain yang tercatat mengalami penurunan harga antara lain beras premium (meski penurunannya tipis), jagung untuk pakan ternak, kedelai biji kering impor, bawang putih bonggol, cabai merah keriting, dan cabai merah besar.

Selain itu, sejumlah bahan pangan olahan serta produk protein hewani dan hasil laut turut mengalami penurunan. Bapanas melaporkan harga daging sapi murni, gula konsumsi, minyak goreng (baik dalam bentuk kemasan, curah, maupun produk Minyakita), tepung terigu kemasan, ikan bandeng, garam konsumsi, dan daging kerbau beku impor menunjukkan tren menurun.

Namun demikian, tidak semua harga komoditas mengikuti tren penurunan. Beberapa komoditas justru mengalami kenaikan meskipun tidak signifikan. Beras medium, misalnya, tercatat naik menjadi Rp14.160 per kilogram.

- Advertisement -

Harga daging ayam ras juga meningkat ke angka Rp37.245 per kilogram, disusul oleh kenaikan harga telur ayam ras yang kini mencapai Rp30.038 per kilogram. Kenaikan juga dialami oleh tepung terigu curah (Rp10.286 per kg), ikan kembung (Rp45.136 per kg), dan ikan tongkol (Rp37.630 per kg).

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dalam keterangan terpisah mengatakan bahwa fluktuasi harga ini merupakan dampak dari sejumlah faktor, termasuk pola distribusi, permintaan pasar, kondisi cuaca, dan aktivitas perdagangan global.

Bapanas menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan harga secara harian demi menjaga stabilitas pasokan dan keterjangkauan harga pangan, khususnya menjelang momen penting seperti Hari Kemerdekaan dan awal musim tanam mendatang.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KAI Perkuat Peran Sosial dan Ekonomi Masyarakat melalui TJSL Senilai Rp32,24 Miliar

JCCNetwork.id- PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus menjaga konsistensi komitmen perusahaan dalam berperan serta pada pembangunan ekonomi berkelanjutan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER