Nilai Dean James Naik Drastis, Tapi Gagal Bersinar di Timnas

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Dua pemain belakang Timnas Indonesia yang berkiprah di Liga Belanda, Mees Hilgers dan Dean James, tengah menjadi sorotan lantaran perbedaan mencolok dalam nilai pasaran mereka. Meski sama-sama memperkuat lini pertahanan skuad Garuda, harga pasar kedua pemain ini menunjukkan jurang yang amat dalam.

Berdasarkan data terbaru dari situs Transfermarkt per 28 Mei 2025, bek kiri Go Ahead Eagles, Dean James, mencatatkan lonjakan nilai pasar yang signifikan. Setelah membawa timnya menjuarai Piala Liga Belanda 2024–2025, nilai James naik drastis dari Rp17,38 miliar pada Maret menjadi Rp31,29 miliar. Angka ini menjadi yang tertinggi sepanjang kariernya dan menandai keberhasilan pribadi bagi bek berusia 25 tahun tersebut.

- Advertisement -

Namun, performa impresif Dean James di level klub tak berbanding lurus dengan kontribusinya di Timnas Indonesia. Dari empat kali pemanggilan, ia hanya bermain dua kali—masing-masing saat Indonesia kalah telak dari Australia (1-5) dan dibantai 0-6 dalam laga terakhir Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Kendati demikian, Go Ahead Eagles memperpanjang kontraknya hingga Juni 2028, menunjukkan kepercayaan penuh terhadap potensinya.

Sebaliknya, nasib berbeda dialami bek tengah FC Twente, Mees Hilgers. Pemain berusia 24 tahun itu justru mengalami penurunan signifikan dalam nilai pasar. Hilgers yang sempat menyentuh angka fantastis Rp173 miliar pada Oktober 2024, kini tercatat memiliki nilai pasar Rp112,98 miliar. Meski demikian, angka ini masih jauh mengungguli Dean James, dengan selisih mencapai hampir Rp80 miliar.

Di Timnas Indonesia, Hilgers juga belum menunjukkan hasil maksimal. Dari empat penampilan, ia belum pernah mencicipi kemenangan. Kondisi serupa yang dialami oleh Dean James, menandakan keduanya masih membutuhkan waktu untuk benar-benar menyatu dalam sistem permainan skuad Garuda.

- Advertisement -

Meski performa keduanya di tim nasional belum optimal, perbedaan mencolok dalam nilai pasar mereka menyoroti dinamika karier yang kompleks, di mana performa di level klub belum tentu tercermin di panggung internasional.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

DKI Siaga El Nino, Water Mist Kembali Diaktifkan

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menyiapkan serangkaian langkah antisipatif menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang diprediksi berlangsung lebih panjang pada tahun ini,...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER