DKI Tambah 5 Rute Baru Transjabodetabek

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah lima rute baru layanan Transjabodetabek dalam waktu dekat. Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam Forum Kerja Sama Daerah Mitra Praja Utama (FKD-MPU) yang digelar di Jakarta, Selasa (17/6), dan turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya integrasi transportasi antardaerah untuk mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi persoalan kronis di wilayah Jabodetabek. Menurut Pramono, lima dari sepuluh rute Transjabodetabek yang direncanakan sudah mulai beroperasi dan melayani masyarakat dari sejumlah wilayah penyangga.

- Advertisement -

“Untuk Transjabodetabek ini, wilayah yang bersinggungan langsung dengan Jakarta adalah Jawa Barat dan Banten. Maka kami akan membuka kurang lebih 10 rute baru. Sekarang yang sudah dibuka 5, akan ada 5 lagi,” kata Pramono.

Adapun lima rute Transjabodetabek yang telah beroperasi saat ini mencakup trayek Alam Sutera–Blok M, PIK2–Blok M, Bogor–Blok M, Sawangan–Lebak Bulus, dan Vida Bekasi–Cawang. Rute-rute tersebut bertujuan menghubungkan kawasan pemukiman di luar Jakarta dengan pusat-pusat aktivitas ekonomi di ibu kota.

Dalam keterangannya, Pramono menegaskan bahwa pengentasan kemacetan di Jakarta tak bisa diselesaikan hanya dengan mengandalkan Transjakarta semata. Oleh karena itu, Transjabodetabek hadir sebagai solusi regional yang menyasar mobilitas warga di luar Jakarta agar beralih ke transportasi publik.

- Advertisement -

“Soal transportasi urusan transportasi, pemecahan kemacetan di Jakarta tidak bisa diselesaikan dengan Transjakarta. Kami secara terbuka akan mendorong yang disebut dengan Transjabodetabek,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan persuasif hingga semi-koersif dalam mendorong warga untuk meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih ke moda transportasi umum. Hal ini dianggap sebagai langkah penting untuk menciptakan ekosistem mobilitas yang lebih berkelanjutan di kawasan megapolitan Jabodetabek.

“Inilah yang akan betul-betul menjadi warna baru di bidang transportasi Karena kami akan setengah memaksa orang untuk menggunakan transportasi publik, tidak lagi pengorangan. Bagaimana caranya supaya warga di Transjabodetabek, bukan warga Jakarta, Mereka bisa dengan senang hati menikmati itu,” ucapnya.

Lebih jauh, Pramono juga mengumumkan bahwa Pemprov DKI Jakarta berencana memperluas kebijakan tarif nol rupiah (gratis) kepada 15 golongan pengguna layanan Transjabodetabek. Kebijakan ini sebelumnya telah diterapkan di wilayah Jakarta bagi golongan seperti TNI, Polri, ASN, pelajar, hingga lansia.

“Kalau untuk Jakarta, sekarang ini ada 15 golongan kami gratiskan TNI, Polri, ASN, macem-macem lah Nantinya dengan Transjabodetabek ini untuk warga Bekasi, Depok, Cianjur, Tangerang, Tangerang Selatan, dan sebagainya, Kami juga akan 15 golongan kami gratiskan,” katanya.

Kebijakan pengembangan rute dan tarif gratis ini diyakini akan mendorong peningkatan minat masyarakat terhadap transportasi umum, sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi yang selama ini menjadi penyebab utama kemacetan di kawasan Jabodetabek. Pemerintah juga berharap kolaborasi antarpemda semakin diperkuat untuk mendukung integrasi layanan transportasi lintas wilayah secara menyeluruh.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Fadly Alberto Dicoret dari Timnas U-20 Gegara Tendangan Kungfu

JCCNetwork.id- Karier pesepak bola muda Fadly Alberto terancam setelah terlibat aksi kekerasan di lapangan yang berujung sanksi berat. Insiden tersebut terjadi dalam pertandingan panas...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER