JCCNetwork.id- Gelandang AC Milan berdarah Indonesia, Tijjani Reijnders, tengah menjadi incaran serius dua klub besar Eropa, yakni Barcelona dan Manchester City, menjelang bursa transfer musim panas 2025. Ketertarikan kedua klub terhadap Reijnders dipicu oleh performa impresif sang pemain selama musim ini bersama Rossoneri.
Reijnders, yang memiliki darah Maluku dari garis keturunan ayahnya, menjadi salah satu sosok kunci di lini tengah Milan sejak didatangkan dari AZ Alkmaar pada musim panas 2023. Sepanjang musim 2024/2025, ia telah mencatatkan 15 gol dan lima assist dalam 51 penampilan di semua kompetisi, menjadikannya sebagai salah satu gelandang paling produktif di Serie A.
Secara keseluruhan, sejak bergabung dengan Milan, Reijnders telah tampil dalam 101 laga, dengan torehan 19 gol dan sembilan assist. Penampilan konsistennya tidak hanya membuatnya jadi andalan pelatih Stefano Pioli, tetapi juga meningkatkan nilai pasarnya secara signifikan. Dari harga awal 20,5 juta Euro saat didatangkan, kini Milan disebut memasang harga minimal 70 juta Euro atau sekitar Rp1,29 triliun bagi klub yang ingin memboyong sang pemain.
Menurut sumber internal klub, Barcelona menjadi klub pertama yang menunjukkan minat pada Reijnders, dengan pendekatan yang dilakukan sejak pertengahan musim 2024. Blaugrana dikabarkan tengah mencari tambahan tenaga di sektor gelandang sebagai upaya regenerasi skuad. Namun, kendala finansial membuat Barcelona kemungkinan besar hanya bisa menawarkan skema cicilan, yang dinilai tidak menguntungkan bagi Milan.
Sementara itu, Manchester City muncul sebagai pesaing baru dalam perburuan Reijnders. Klub asal Inggris tersebut disebut sangat serius ingin mendatangkan sang gelandang untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Kevin De Bruyne, yang telah mengumumkan kepergiannya dari Etihad Stadium pada akhir musim ini. Pelatih Pep Guardiola disebut tertarik dengan kemampuan Reijnders sebagai gelandang serang yang produktif mencetak gol, sebuah atribut yang sangat dibutuhkan oleh City yang mengalami penurunan jumlah gol dari lini tengah musim ini.
Dari segi finansial, Manchester City dinilai lebih siap untuk memenuhi permintaan Milan dibandingkan Barcelona. Klub yang dimiliki Sheikh Mansour itu diyakini tidak akan kesulitan menggelontorkan dana besar jika memang Reijnders masuk dalam prioritas utama transfer.
Meski demikian, AC Milan belum memberikan pernyataan resmi terkait masa depan Reijnders. Kontrak sang pemain sendiri masih berlaku hingga 30 Juni 2026, namun jika tawaran yang masuk dianggap menguntungkan, klub tidak menutup kemungkinan akan melepasnya lebih cepat.
Tijjani Reijnders, yang juga merupakan kakak dari pesepakbola Eliano Reijnders, sebelumnya sempat mengungkapkan kebanggaannya terhadap darah Indonesia yang mengalir dalam dirinya. Ia bahkan menjadi perhatian publik Tanah Air meski belum memiliki afiliasi langsung dengan tim nasional Indonesia.
Kini, publik sepak bola menantikan keputusan Reijnders dan Milan: akankah ia bertahan di Italia, atau memulai petualangan baru bersama raksasa La Liga atau Premier League?























