Pemprov Jakarta Lanjutkan Normalisasi Ciliwung

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk melanjutkan program normalisasi Sungai Ciliwung dalam waktu dekat. Menurut informasi yang diperoleh, Pemprov Jakarta akan segera mengeluarkan keputusan terkait penentuan lokasi (penlok) normalisasi sungai, yang akan menjadi tahap awal dari pembebasan lahan di sepanjang aliran Ciliwung.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan bahwa penlok tersebut akan segera dikeluarkan, yang kemudian dilanjutkan dengan proses pembebasan lahan milik warga yang berada di sekitar kawasan Sungai Ciliwung.

- Advertisement -

“Kami akan mengeluarkan penlok untuk mulai melakukan pembebasan dalam normalisasi Sungai Ciliwung,” kata dia dikutip Republika, Rabu (2/4/2025).

Selain itu, Pemprov Jakarta juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas hunian, termasuk rumah susun (rusun), untuk warga yang terdampak oleh proyek normalisasi ini. Salah satu rumah susun yang dipersiapkan adalah Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Jagakarsa. Pramono juga menyampaikan bahwa peresmian rusun tersebut mungkin akan dilakukan setelah Lebaran, namun keputusan mengenai alokasi hunian untuk warga akan dipertimbangkan lebih lanjut.

“Dalam konteks pembebasan Ciliwung ini, kami sudah menyiapkan beberapa rumah susun termasuk yang di Jagakarsa. Mungkin setelah lebaran saya akan resmikan, apakah itu akan diberikan tempat untuk penampungan rumah susun bagi warga, akan kami pikirkan,” kata dia.

- Advertisement -

Namun, Pramono menekankan bahwa pemilihan lokasi hunian bagi warga yang terdampak harus mempertimbangkan kedekatannya dengan tempat kerja mereka. Ia khawatir jika warga yang tinggal di rusun memiliki pekerjaan yang jauh dari lokasi hunian, maka fungsi rusun akan menjadi kurang efektif.

“Jangan warga yang biasa kerja dari tempat pekerjaan itu, rumah susunnya jauh dari tempat dia bekerja. Ini yang menjadi problem, keluarganya dibawa, dia sendiri tetep masih kerja di situ,” kata dia.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jakarta, Hendri, mengungkapkan bahwa ada tiga wilayah yang menjadi fokus utama dalam proses pembebasan lahan untuk normalisasi Sungai Ciliwung. Wilayah tersebut meliputi Cawang, Bidara Cina, dan Pengadegan. Berdasarkan data yang diperoleh, sebanyak 411 bidang tanah di Cawang, 162 bidang tanah di Bidara Cina, dan 61 bidang tanah di Pengadegan harus dibebaskan. Total luas lahan yang perlu dibebaskan mencapai sekitar 58.946 meter persegi di Cawang, 57.035 meter persegi di Bidara Cina, dan 13.101 meter persegi di Pengadegan.

Namun, proses pembebasan lahan tidak berjalan tanpa hambatan. Salah satu kendala yang dihadapi adalah adanya sebagian tanah yang merupakan tanah garapan, yang memerlukan proses verifikasi kepemilikan yang lebih mendalam.

“Sehingga pembuktian kepemilikanya perlu penelitian yang lebih komprehensif,” kata dia, Jumat (7/3/2025).

Pemerintah Provinsi Jakarta berharap dengan dilanjutkannya proyek normalisasi Sungai Ciliwung ini, dapat mengurangi risiko banjir di beberapa kawasan yang selama ini rawan tergenang air, serta menciptakan lingkungan yang lebih teratur dan aman bagi masyarakat setempat.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemerintah Siaga Tangani Gempa NTT

JCCNetwork.id- Pemerintah memastikan penanganan dampak gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi prioritas. Sejumlah unsur pemerintah dan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Sekjen KPA Kecewa, Kapolri Absen di Tengah Sorotan 147 Kasus Petani
08:04
Video thumbnail
Tegang, Dolfie Tagih Profil Utang ke Purbaya : Harusnya Besok!
08:25
Video thumbnail
KDM Bongkar Soal Direktur BUMD, Sudah Ada yang Ditahan dan Calon Ditahan
08:42
Video thumbnail
Gempa NTT, Prabowo Minta Mentan Amran Gerak Cepat Selesaikan Masalah Bukan Bawa Masalah
05:06
Video thumbnail
KDM Tak Menampik, Ngaku Jadi Gubernur Jabar yang Paling Banyak Dikritik
08:59
Video thumbnail
DPR Minta Profil Utang, Purbaya Balik Tanya: Maunya Kapan?
08:55
Video thumbnail
Bahlil Bongkar Tantangan Energi Indonesia di Tengah Geopolitik Dunia yang Makin Memanas
09:10
Video thumbnail
KDM Jalani Dua Peran, Gubernur Administratif dan Konten, Belajar dari Messi
09:06
Video thumbnail
Soal PHD Wamenhaj dan Menteri Kaget: Lho Ini Siapa Ini?
11:03
Video thumbnail
Wamenhaj Beberkan Fenomena Nebeng Naik Haji
01:14
Video thumbnail
Wamen Singgung Masalah Nebeng Naik Haji
10:37
Video thumbnail
KDM Sebut BUMD Jabar Komisaris dan Direksi Berjubel, Tapi Sumbangsih ke Jabar Minim Banget
08:48
Video thumbnail
KDM Tegaskan Evaluasi Anggaran Merupakan Kunci Dari Orkestrasi Pembagunan #shorts #trending
02:07
Video thumbnail
Semua Petugas Haji 2027 Termasuk Dokter Hingga Perawat Wajib Masuk 'Barak'
11:44
Video thumbnail
KDM Naikkan Standar! Evaluasi Anggaran Jabar Tak Lagi Cuma Main Administratif, Tapi Wajib Teknis
08:38
Video thumbnail
Ada Abuleke! Bahlil Soroti Izin Geothermal, Dewan Energi Diminta Awasi Ketat
13:14
Video thumbnail
Bahlil Ungkap Potensi Geothermal RI Terbesar Dunia, Tapi AS Masih Unggul
13:23
Video thumbnail
Indonesia Jangan Mau Didikte Soal Harga Timah Dunia
12:29
Video thumbnail
DPR Soroti Informasi Penyelenggaraan Haji #shorts #trending
01:01
Video thumbnail
Megawati Bongkar Pengalaman 3 Kali Dipanggil Polisi #shorts #trending
01:32

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER