Antrean Mengular! Ribuan Pemudik Motor Padati Pelabuhan Ciwandan Jelang Lebaran

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Arus mudik Lebaran tahun ini kembali diwarnai dengan lonjakan pemudik yang menggunakan sepeda motor untuk menyeberang dari Pulau Jawa ke Sumatera. Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten, menjadi salah satu titik utama keberangkatan bagi pemudik roda dua yang hendak menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Berdasarkan data terbaru, pada Rabu (26/3/2025), sebanyak 9.800 sepeda motor milik pemudik telah diseberangkan menuju Sumatera. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya dan diperkirakan akan terus bertambah seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri.

- Advertisement -

Peningkatan jumlah pemudik yang memilih menggunakan sepeda motor tidak lepas dari faktor ekonomi dan fleksibilitas kendaraan roda dua. Banyak pemudik yang memilih moda transportasi ini karena lebih hemat biaya dibandingkan menggunakan mobil atau angkutan umum. Selain itu, sepeda motor memungkinkan mereka lebih leluasa dalam mengatur waktu perjalanan dan menghindari kemacetan di jalan raya.

Salah seorang pemudik, Sutarno, mengaku lebih memilih berangkat pada pagi hari demi alasan keamanan. Ia menghindari perjalanan malam hari karena maraknya aksi kejahatan di sepanjang jalur lintas Sumatera.

“Lebih aman kalau siang, kalau malam lebih rawan, banyak begal yang berkeliaran. Apalagi menjelang Lebaran, mereka butuh uang,” ujar Sutarno saat ditemui di Pelabuhan Ciwandan, Kamis (27/3/2025).

- Advertisement -

Faktor keamanan memang menjadi perhatian utama bagi pemudik yang menyeberang ke Sumatera.

Jalur lintas Sumatera kerap menjadi sasaran empuk para pelaku kejahatan jalanan, terutama saat musim mudik seperti ini. Oleh karena itu, banyak pemudik yang memilih berangkat lebih awal dan mengatur strategi perjalanan agar tidak terjebak dalam situasi berisiko.

Berdasarkan pantauan pada Kamis pagi, antrean panjang masih terlihat di Pelabuhan Ciwandan. Selain sepeda motor, area pelabuhan juga dipadati oleh truk-truk ekspedisi yang hendak menyeberang ke Sumatera. Bahkan, antrean kendaraan berat ini meluber hingga ke Jalan Lingkar Selatan, Cilegon, Banten.

Padatnya arus kendaraan di Pelabuhan Ciwandan turut berimbas pada waktu tunggu pemudik sebelum naik ke kapal. Beberapa pemudik mengaku harus mengantre selama berjam-jam sebelum akhirnya mendapatkan giliran untuk menyeberang.

“Saya sudah antre dari subuh, baru dapat giliran siang. Memang ramai sekali, tapi mau bagaimana lagi, ini satu-satunya jalur yang paling cepat buat ke Sumatera pakai motor,” ujar seorang pemudik lainnya.

Untuk mengatasi lonjakan pemudik, pihak pengelola pelabuhan, ASDP Cabang Merak, bersama regulator KSOP Kelas 1 Banten, telah mengambil langkah antisipasi dengan mengoperasikan 12 kapal penyeberangan di Pelabuhan Ciwandan.

Selain itu, jumlah loket tiket juga ditambah guna mempercepat proses pelayanan bagi pemudik. Saat ini, tersedia 12 loket khusus untuk kendaraan roda dua dan 4 loket tambahan untuk truk ekspedisi. Dengan adanya penambahan ini, diharapkan antrean dapat terurai lebih cepat dan perjalanan para pemudik bisa lebih lancar.

Pihak ASDP juga mengimbau kepada para pemudik agar selalu mematuhi aturan yang berlaku dan tetap menjaga keselamatan selama perjalanan. Pemudik diminta untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mengenakan perlengkapan keselamatan seperti helm standar, serta selalu waspada terhadap kondisi di sepanjang jalur perjalanan.

Seiring dengan semakin dekatnya puncak arus mudik, kondisi di Pelabuhan Ciwandan diprediksi akan semakin padat dalam beberapa hari ke depan. Para pemudik diimbau untuk mengatur jadwal keberangkatan dengan bijak guna menghindari kemacetan dan memastikan perjalanan yang lebih nyaman dan aman.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Dampak Tragedi Bekasi, Layanan KA Terganggu

JCCNetwork.id- Sejumlah perjalanan kereta api (KA) jarak jauh masih belum dapat dioperasikan pada Rabu, 29 April 2026, menyusul dampak kecelakaan fatal yang terjadi di...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER