Harga Pangan Stabil, Operasi Pasar Berlangsung Hingga 29 Maret

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah terus menggencarkan operasi pasar murah guna menstabilkan harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadan. Kegiatan ini berlangsung di berbagai Kantor Pos di seluruh Indonesia, termasuk di Jakarta Timur.

Berdasarkan pantauan di Kantor Pos Jalan Matraman Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (11/3), operasi pasar murah di lokasi tersebut tampak sepi pembeli. Meskipun spanduk besar bertuliskan ‘Operasi Pasar Pangan Murah’ terpasang di depan kantor, tidak terlihat adanya produk pangan murah yang dipajang di dalamnya.

- Advertisement -

Kepala Kantor Pos Jatinegara, Edi, mengonfirmasi bahwa di lokasi ini memang tidak tersedia rak khusus untuk menampilkan produk pangan murah. Ia menjelaskan bahwa stok yang tersedia hanya berupa beras, gula, dan minyak. Produk daging tidak disediakan karena keterbatasan fasilitas penyimpanan seperti lemari pendingin.

“Yang lebih lengkap ada di KCU Pemuda. Berbeda kalau di sini karena tidak ada penyimpanan dagingnya, jadi tidak bisa dikirim dagingnya. Kalau disini kita hanya gula sama beras sama minyak,” kata Edi saat ditemui detikcom di lokasi.

Kendati tampak sepi, Edi memastikan program ini tetap diminati masyarakat. Bahkan, stok beras kemasan 5 kg yang tersedia di lokasi ini telah habis terjual dalam hitungan hari.

- Advertisement -

“Alhamdulillah ada setiap hari transaksi, kan sampai Lebaran, sampai tanggal 29 Maret. Ada sih transaksi tiap hari. Kalau lengkap sih banyak yang cari,” terangnya.

Sementara itu, situasi berbeda terlihat di Kantor Pos Jalan Pemuda, Pulo Gadung, Jakarta Timur. Kantor Pos ini menjadi pusat distribusi stok pangan murah untuk wilayah Jakarta Timur. Saat tim meliput sekitar pukul 11.07 WIB, antrean masyarakat yang hendak membeli bahan pokok dengan harga terjangkau cukup panjang.

Di lokasi ini, tersedia konter khusus yang menampilkan berbagai produk pangan, seperti beras, gula, dan minyak. Selain itu, Kantor Pos ini juga secara langsung menerima suplai stok pangan dari Bulog, ID Food, serta distributor lainnya sebelum didistribusikan ke kantor-kantor pos lain di Jakarta Timur.

Operasi pasar murah ini telah berlangsung sejak 24 Februari dan akan berlanjut hingga 29 Maret 2025. PT Pos Indonesia (Persero) bertindak sebagai penyedia tempat, sementara ID Food, Perum Bulog, dan PT Perkebunan Nusantara III berperan sebagai pemasok bahan pangan.

Dalam operasi ini, delapan komoditas pangan dijual di bawah harga eceran tertinggi (HET). Beberapa di antaranya adalah:

Beras premium Rp 72.000/5kg (HET Rp 79.000/5kg)
Beras SPHP Rp 60.000/5kg (HET Rp 62.200/5kg)
Gula pasir Rp 15.000/kg (HET Rp 17.500/kg)
Minyak goreng MinyaKita Rp 14.700/liter (HET Rp 15.700/liter)
Daging kerbau Rp 75.000/kg (HET Rp 80.000/kg)
Daging ayam Rp 34.000/kg (Harga Acuan Penjualan Rp 40.000/kg)
Telur ayam Rp 27.000/kg
Bawang putih Rp 32.000/kg (Harga Acuan Penjualan Rp 38.000/kg)

Pemerintah berharap operasi pasar ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta mengendalikan inflasi pangan selama Ramadan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Dana Asing Masuk, Rupiah Menguat

JCCNetwork.id-Bank Indonesia (BI) mencatat peningkatan aliran modal asing ke pasar keuangan domestik setelah bank sentral menaikkan suku bunga acuan atau BI-Rate menjadi 5,50 persen. Arus...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER