YGKI Klarifikasi Soal Isu Kedatangan Ronaldo ke Kupang

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Yayasan Graha Kasih Indonesia (YGKI) akhirnya buka suara terkait simpang siurnya kabar kedatangan Cristiano Ronaldo ke Indonesia. Megabintang Portugal itu sebelumnya disebut akan mengunjungi Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam rangka aksi sosial. Namun, hingga kini, belum ada kepastian kapan CR7 benar-benar akan tiba, setelah sebelumnya dikabarkan akan mendarat pada Selasa (18/2) WIB.

Ketua YGKI, Susy Maria Kapitana, menegaskan bahwa kedatangan Ronaldo bukan sekadar isu belaka. Ia membantah tuduhan bahwa pihaknya menyebarkan informasi yang tidak benar.

- Advertisement -

“Saya punya niat baik kok jadinya hancur di-blunder dengan informasi pemberitaan yang tidak jelas. Yang jelas, 100 persen Ronaldo datang pekan ini. Sampai Jumat mereka akan kasih kabar,” ujar Susy, dikutip dari Detik.

Susy juga menjelaskan bahwa faktor pertandingan yang masih dijalani Ronaldo bersama Al-Nassr menjadi kendala utama dalam memastikan waktu kedatangannya.

Lebih lanjut, YGKI mengaku masih menunggu kepastian sebelum mengeluarkan surat resmi kepada Asprov PSSI NTT. Susy menegaskan, begitu ada jadwal pasti, surat tersebut akan segera diedarkan.

- Advertisement -

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi NTT melalui Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Rita Wuisan menyatakan bahwa hingga kini belum ada kepastian terkait kunjungan Ronaldo.

Sementara itu, di tengah ketidakpastian jadwalnya ke Indonesia, Ronaldo saat ini masih fokus membela Al-Nassr. Klub asal Arab Saudi itu tengah bersiap menghadapi Al-Ettifaq dalam lanjutan Saudi Pro League pada Sabtu (22/2) dini hari WIB.

Akankah Ronaldo benar-benar menginjakkan kaki di Kupang pekan ini? Kita nantikan kabar selanjutnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KPK Dalami Temuan Uang Plt Gubernur Riau

JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut dugaan praktik pemerasan yang terjadi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. Dalam perkembangan terbaru, penyidik memeriksa Pelaksana...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER