JCCNetwork.Id – Seorang nenek berinisial B (72) ditemukan tewas di rumahnya di kawasan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, pada Senin (10/2). Korban diduga menjadi korban perampokan dengan kekerasan. Saat ditemukan, tubuhnya dalam kondisi mengenaskan dengan leher, tangan, dan kaki terikat, serta wajah penuh luka.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga sekitar berinisial R. Saat melintas di depan rumah korban, R melihat dua sepeda motor terparkir dan tiga pria mencurigakan. Ia kemudian menegur mereka.
Tak lama kemudian, seorang pria lain keluar dari dalam rumah korban. Keempatnya langsung melarikan diri, membuat R curiga dan segera melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Bersama warga sekitar dan bhabinkamtibmas, polisi melakukan pengecekan ke dalam rumah dan menemukan B telah meninggal dunia.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa korban mengalami kekerasan sebelum meninggal.
“Korban meninggal dunia dengan terdapat lilitan baju pada leher, kaki diikat menggunakan kain, tangan terikat menggunakan baju. Terdapat luka lecet pada bagian bawah mata, lecet pada hidung, memar akibat pukulan pada bibir,” kata Onkoseno kepada wartawan dikutip Kamis (13/2/2025).
Selain itu, sejumlah barang milik korban hilang, diduga dicuri oleh para pelaku. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif dan modus kejahatan tersebut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengonfirmasi bahwa polisi telah menangkap empat pelaku yang diduga terlibat dalam perampokan dan pembunuhan B.
“Iya (pelaku ditangkap), pelakunya empat orang,” ujar Ade.
Namun, ia belum mengungkapkan identitas para pelaku maupun lokasi dan waktu penangkapan mereka. Ade menyebut bahwa informasi lebih lanjut akan disampaikan di lain waktu.
Saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain serta motif utama para pelaku dalam aksi kejahatan ini.



