JCCNetwork.id-PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) mulai Minggu, 1 Desember 2024.
Kenaikan harga ini berlaku untuk beberapa jenis BBM non-subsidi, sementara jenis BBM subsidi tetap tidak mengalami perubahan.
“PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022,” tulis Pertamina dalam Pengumuman di situs resminya Sabtu (30/11).
Penyesuaian ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari implementasi Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022.
Dalam pengumuman resminya pada Sabtu (30/11), Pertamina menyebutkan bahwa perubahan harga ini dilakukan guna memastikan ketersediaan dan distribusi energi yang berkelanjutan.
Detail Kenaikan Harga
Beberapa jenis BBM yang mengalami kenaikan harga meliputi Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.
Di wilayah Jakarta dan sebagian besar Pulau Jawa, harga Pertamax Turbo naik dari Rp13.500 menjadi Rp13.550 per liter.
Sementara itu, harga Dexlite naik dari Rp13.050 menjadi Rp13.400 per liter, dan Pertamina Dex naik dari Rp13.440 menjadi Rp13.800 per liter.
Sebaliknya, harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Pertamax tetap tidak berubah, masing-masing di angka Rp10.000 dan Rp12.100 per liter untuk wilayah yang sama.
Harga BBM di Berbagai Wilayah
Penyesuaian harga juga berlaku di sejumlah daerah lainnya, dengan rincian sebagai berikut:
Aceh, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara:
Pertalite: Rp10.000/liter
Pertamax: Rp12.100/liter
Pertamax Turbo: Rp13.550/liter
Dexlite: Rp13.400/liter
Pertamina Dex: Rp13.800/liter
Sumatera Utara dan Barat:
Pertamax Turbo: Rp14.150/liter
Dexlite: Rp14.000/liter
Pertamina Dex: Rp14.400/liter
Papua dan Papua Pegunungan:
Pertamax Turbo: Rp13.850/liter
Dexlite: Rp13.700/liter
Di wilayah tertentu seperti Free Trade Zone (FTZ) Sabang dan Batam, harga BBM disesuaikan secara khusus, dengan Pertamax di FTZ Sabang dibanderol Rp11.100/liter dan di Batam Rp11.500/liter.
Komitmen Pertamina
PT Pertamina memastikan bahwa penyesuaian ini tetap memperhatikan daya beli masyarakat.
Selain itu, harga BBM yang ditetapkan telah mengikuti mekanisme penghitungan yang berlaku dan mempertimbangkan fluktuasi harga minyak mentah dunia serta nilai tukar rupiah.
Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan aplikasi MyPertamina guna memperoleh informasi terkini terkait harga BBM di wilayah masing-masing.



