Bocah 10 Tahun Dianiaya Empat Tersangka

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Kasus kekerasan terhadap anak kembali mencuat di Kabupaten Tangerang, Banten. Polresta Tangerang, di bawah naungan Polda Banten, menetapkan empat orang sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan brutal terhadap seorang bocah berinisial MR, yang masih berusia 10 tahun. Insiden ini terjadi di wilayah Kronjo, Kabupaten Tangerang.

Keempat tersangka yang ditahan oleh pihak kepolisian masing-masing berinisial C, J, dan S. Mereka terbukti melakukan kekerasan fisik terhadap korban.

- Advertisement -

“Benar, kami telah menetapkan empat orang pelaku sebagai tersangka atas dugaan penganiayaan terhadap bocah berusia 10 tahun,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Tangerang Kompol Arief.

Kronologi kasus ini bermula saat tersangka C menuduh korban MR mencuri uang sebesar Rp700.000. Merasa dirugikan, tersangka C bersama tiga orang lainnya melakukan tindakan main hakim sendiri terhadap bocah tersebut.

MR ditangkap di sebuah pabrik penggilingan di kawasan Kronjo. Bukannya menyerahkan kasus ini ke pihak berwajib, para tersangka malah melakukan tindakan yang tidak manusiawi.

- Advertisement -

“Setelah itu korban diikat tangannya. Dan dianiaya dengan cara disetrum, dipukul pakai sandal, disiram dengan minuman keras, ditarik, dibanting dari atas balai bambu hingga terjatuh,” terangnya.

Akibat dari penganiayaan tersebut, MR mengalami luka memar serius di bagian kepala hingga punggung. Meski masih dalam kondisi trauma, MR berhasil melaporkan kejadian tersebut kepada orang tuanya.

“Selanjutnya orang tua korban melaporkan ke pihak kepolisian, guna dilakukan tindakan lebih lanjut,” ujarnya.

Orang tua MR, yang tidak terima anaknya diperlakukan secara tidak manusiawi, segera melaporkan kejadian ini ke pihak Polresta Tangerang. Mendapat laporan, polisi bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan di lokasi kejadian.

Para tersangka kini telah ditahan dan resmi ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat dengan Pasal 80 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, serta Pasal 170 KUHP tentang kekerasan secara bersama-sama.

Polisi menegaskan bahwa tindakan keji yang dilakukan para tersangka tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai nilai-nilai kemanusiaan. Ancaman hukuman berat telah menanti mereka, guna memberikan efek jera dan melindungi hak-hak anak di masa depan.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat bahwa main hakim sendiri bukanlah jalan keluar, terlebih ketika melibatkan anak di bawah umur. Pemerintah dan pihak berwenang diharapkan terus memperkuat perlindungan terhadap anak-anak agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Jateng Tutup Jalur Pendakian Imbas Karhutla

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah tegas dengan meminta penutupan sementara seluruh jalur pendakian gunung serta membatasi aktivitas masyarakat di kawasan lereng. Kebijakan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Tak Main-Main, Mentan Amran Serukan Hukuman Berat bagi Mafia Beras Oplosan #shorts #trending
01:58
Video thumbnail
Tak Main-Main, Mentan Amran Serukan Hukuman Berat bagi Mafia Beras Oplosan
09:03
Video thumbnail
Beda dari Biasanya Begini Gaya Santai Hakim MK Saldi Isra Saat Ngopi Bareng Bareng Anak Muda
09:49
Video thumbnail
Bahlil Tak Main-Main, Tindak Pejabat Migas yang Masih Main Belakang #shorts #trending
01:25
Video thumbnail
Bahlil Tegas ke Jajaran Ditjen Migas: Main Bawah Tangan, Saya Selesaikan
08:31
Video thumbnail
Harga Pakan Melambung, Mentan Perintahkan Satgas Sisir Perusahaan Penjual #shorts #trending
01:10
Video thumbnail
Mentan Perintahkan Satgas Sisir Perusahaan Penjual Pakan Mahal
08:28
Video thumbnail
DPR Diminta Jangan Gegabah, Perampasan Aset Bisa Jadi Masalah Jika Tanpa Pengawasan Ketat
08:08
Video thumbnail
Semua Bisa Dapat Gaji Rp20 Juta Perbulan Tanpa Kerja, Kok Bisa?
01:28
Video thumbnail
Mentan Amran Ungkap Kekuatan Energi RI, Pengurangan Gas Bikin Negara Tetangga Uring-uringan
09:46
Video thumbnail
Semua Dapat Gaji Rp20 Juta Perbulan Kalau Korupsi Pertambangan Disikat Habis #shorts #titipanrakyat
01:36
Video thumbnail
BRIN Ubah Limbah Sawit Jadi Listrik, Ketergantungan Impor LPG Bisa Ditekan #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Gebrakan BRIN, Ubah Limbah Sawit Jadi Listrik, Berpotensi Hemat Impor LPG
09:52
Video thumbnail
Sabu 1,2 Ton di Aceh Terungkap, Polri Bidik Pemodal dan Dalang Jaringan Narkoba #shorts #trending
01:49
Video thumbnail
Bukan Cuma Pengedar, Polri Buru Pemodal dan Pengendali Lab Sabu 1,2 Ton di Aceh
10:31
Video thumbnail
Uang Dikeluarkan, Tapi Adakah Makanan MBG Yang Terbuang? #shorts #trending #titipanrakyat
00:49
Video thumbnail
Peternak Muda Grogi di Hadapan Mentan Amran, Staf Pertanian Cantik Dipanggil #shorts #trending
02:00
Video thumbnail
Momen Kocak, Peternak Muda Grogi di Depan Mentan Amran, Staf Cantik Ikut Dipanggil
12:05
Video thumbnail
Titipan Rakyat ke Presiden Prabowo, 155 Juta Semi Pengangguran #shorts #trending
01:21
Video thumbnail
Mahfud MD Ungkap Pengalaman Orang Daerah soal Program MBG
08:25

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER