JCCNetwork.id– Sebanyak 700 personel gabungan TNI-Polri dikerahkan dalam operasi pengamanan kunjungan Paus Fransiskus di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (3/9/2024). Langkah pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Tribrata Jaya 2024, yang juga mencakup pengamanan kedatangan delegasi International Sustainability Forum (ISF).
“Kami selaku Kasubsatgas Pengamanan Bandara dalam Operasi Tribrata-Jaya 2024 ini, menerjunkan 700 personel gabungan dari unsur TNI-Polri, AVSEC dan stakeholder Kementerian/Lembaga yang bertugas di pelayanan Bandara Soetta,” kata Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Roberto Pasaribu, Selasa.
Pengamanan kunjungan ini dibagi menjadi tiga ring: ring pertama dikelola oleh Paspampres, ring kedua oleh TNI, dan ring ketiga oleh pihak kepolisian serta AVSEC AP II Bandara Soetta. Pengamanan tidak hanya difokuskan pada ketibaan, tetapi juga pada keberangkatan seluruh rombongan dari dua kegiatan kenegaraan ini.
“Dalam hal ini kami berperan untuk melakukan pengamanan ketibaan termasuk nantinya keberangkatan seluruh rombongan dalam 2 kegiatan kenegaraan tersebut di Bandara Soetta,” ujar dia.
Selain itu, Operasi Tribrata Jaya 2024 juga melibatkan pelaksanaan Tactical Floor Game (TFG) yang dirancang untuk meningkatkan koordinasi dan konsolidasi antar satuan dalam pengamanan kedatangan Paus Fransiskus dan delegasi ISF. Roberto menambahkan bahwa setelah apel gelar pasukan, pihaknya bersama stakeholder melakukan patroli gabungan di area Terminal 1, 2, 3, serta terminal kargo untuk menciptakan kondisi keamanan yang kondusif.
“Kami juga melakukan kegiatan berupa swepping di seluruh jalan Bandara Soetta dan menuju gerbang Tol Bandara Soetta, bertujuan untuk menghindari benda-benda seperti paku yang menyebabkan bahaya, agar nanti rombongan bisa berjalan dengan aman dan lancar dari Bandara Soetta menuju lokasi kegiatan,” ujarnya.
Sementara itu, Dandim Tangerang, Letkol Inf Ary Sutrisno, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menurunkan satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) yang terdiri dari 125 personel. Mereka bertugas di sepanjang jalur parkir VVIP hingga rute keluar rombongan tamu negara, baik saat ketibaan maupun kepulangan.
“Kemudian, kami standby kan 1 SSK lagi dari Batalion 203 ini yang sewaktu-waktu jika dibutuhkan untuk kekuatan tambahan,” ujarnya.
Plt. Kepala Otoritas Bandara Wilayah 1 Kelas Utama Soekarno-Hatta, Aven Sena, memastikan bahwa jadwal penerbangan komersial tidak akan terganggu oleh kedatangan Paus Fransiskus dan delegasi ISF.
“Karena kedatangan Paus Fransiskus hanya menggunakan satu penerbangan, kemudian delegasi ISF sampai hari ini tercatat baru satu penerbangan yang menggunakan Jet Pribadi. Jadi, tidak ada yang khusus terkait dengan operasi pelayanan penerbangan,” ujarnya.
“Kami sangat berterima kasih dibantu oleh TNI-Polri dan stakeholder yang bekerja sama untuk bisa memastikan bahwa pelayanan penerbangan berjalan sesuai sebagaimana mestinya,” pungkasnya.
Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 3-6 September, sementara acara ISF 2024 akan diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) pada 5-6 September. Pengamanan ketat dan persiapan matang dilakukan untuk memastikan kelancaran acara kenegaraan ini tanpa mengganggu aktivitas penerbangan sehari-hari.
























