JCCNetwork.id – Mantan presiden sekaligus calon presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan tawaran untuk CEO Tesla dan SpaceX, Elon Musk untuk masuk di komposisi kabinetnya nanti sebagai penasihat dalam pemerintahannya.
Menyikapi pernyataan Donald Trump itu, Elon Musk mengatakan kesediaannya untuk menjalankan segala perintah pengabdian bagi negaranya.
“Saya bersedia untuk mengabdi,” jawab Musk dalam tanggapan di media sosial X, Selasa (20/8/2024).
Trump sebelumnya mengatakan, akan mempertimbangkan untuk membujuk Musk agar mau masuk ke kabinet jika ia terpilih.
Komentar Trump tersebut menyusul kritiknya terhadap keringanan pajak sebesar US$ 7.500 untuk pembelian kendaraan listrik (electric vehicle/ EV). Tindakan ini menurutnya akan dihapuskan jika ia kembali duduk ke Gedung Putih.
“Kredit pajak dan insentif pajak pada umumnya bukanlah hal yang baik,” ucap Trump.
Saat ditanya soal peranan Musk, Trump mengatakan Musk adalah orang yang sangat cerdas dan bisa dipercaya dalam menjalankan tugasnya nantinya.



