Ia juga mengucapkan terima kasih kepada suami, anak, keluarga, teman sekelas, serta semua dosen yang telah memberikan dukungan.
Menurut Ashanty, perjuangan tersebut sangat menuntut energi dan tekad yang kuat.
“Namun atas dukungan suami, anak dan keluarga. Juga team, teman sekelas dan semua dosen. Akhirnya satu tahap terlewati dengan segala dinamikanya,” sambung Ashanty.
Meski telah berhasil melewati ujian kualifikasi, Ashanty menyadari bahwa perjalanan akademiknya masih panjang.
Dia dengan jujur mengungkapkan kekhawatirannya terhadap tantangan yang akan datang.
“Sedih sampai nangis haru kemarin saat ujian kualifikasi, semoga aku mampu melewati tahap2 berikutnya yang pasti semakin berat Bismillah #s3psdmunair #universitasairlangga #surabaya,” tutupnya.
Ashanty mengambil jurusan Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam program S3-nya, sesuai informasi dari situs PDDikti (pddikti.kemdikbud.go.id).























