Mahfud Minta Semua Komisioner KPU Diganti Buntut Kasus Kasus Hasyim, Begini Kata Bawaslu

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengomentari pernyataan mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md yang mengusulkan pergantian seluruh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) setelah kasus pelanggaran etika yang melibatkan Hasyim Asy’ari.

Anggota Bawaslu RI, Herwyn JH Malonda, menjelaskan bahwa proses pergantian komisioner KPU telah diatur dalam sistem, termasuk melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).

- Advertisement -

“Kan semua itu butuh proses, ada PAW, nah itu didorong saja. Karena memang ada sistem yang melakukan, siapa yang diberhentikan dan akan digantikan oleh PAW, kalo saya sih berpendapat itu sesuai sistem,” ujar Herwyn, dikutip, Senin (15/7/2024).

Sebelumnya, Mahfud Md mengkritik keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memberhentikan Hasyim Asy’ari dari jabatannya sebagai Ketua KPU RI.

Mahfud berpendapat bahwa KPU saat ini tidak pantas untuk mengatur tahapan Pilkada serentak 2024 yang akan datang. Kritik ini disampaikannya melalui akun pribadi @mohmahfudmd pada Minggu (7/7/2024).

- Advertisement -

“Secara umum KPU kini tak layak menjadi penyelenggara pilkada yang sangat penting bagi masa depan Indonesia,” tulis cutian Mahfud, Senin (8/7/2024).

Mahfud juga menyarankan agar seluruh komisioner KPU diganti tanpa menunda pelaksanaan Pilkada mendatang.

“Juga tanpa harus membatalkan hasil pemilu yang sudah selesai diputus atau dikonfirmasi oleh MK soal Pilpres dan Pilleg 2024 sebagai hasil kerja KPU sekarang sudah selesai, sah, dan mengikat,” kata Mahfud.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemerintah Percepat PLTS, Target Kurangi Diesel

JCCNetwork.id- Pemerintah mempercepat pengembangan pembangkit energi terbarukan dengan fokus pada proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala besar. Langkah ini diambil setelah dilakukan evaluasi...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER