Cuaca Buruk, BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk Maluku Utara

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate, Maluku Utara, memprediksi hujan lebat akan melanda tujuh kabupaten/kota di provinsi tersebut, pada Rabu (10/7/2024).

Petugas BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate, Dewi Makhrantika Madiong, menyatakan bahwa hujan lebat terpantau di wilayah Ternate, Tobelo Halmahera Utara, Morotai, Kabupaten Halmahera Timur di Wasile, Maba, Buli, Weda, Kabupaten Halmahera Tengah di Patani, Halmahera Selatan di Gane, Obi,Bacan, Kepulauan Sula, Falabisahaya, dan sekitarnya.

- Advertisement -

Melansir Antara, selain itu, potensi hujan ringan hingga sedang diprediksi terjadi di Tidore, Sofifi, Moti, Oba, Morotai, Ibu, Kedi, Kao, Malifut, Tobelo, Galela, Loloda, Wasile, Ekor, Maba, Buli, Patani, Weda, Kayoa, Makeang, Gane, Bacan, Obi, Widi, dan sekitarnya dengan angin bertiup dari arah Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan 05-40 km/jam.

Dewi juga mengungkapkan bahwa BMKG telah mengeluarkan peringatan dini maritim terkait potensi peningkatan kecepatan angin di wilayah perairan yang mencapai 50 km/jam, yang dapat menyebabkan peningkatan ketinggian gelombang hingga 2 meter di Kepulauan Sula, Taliabu, Obi, Bacan, Batang Dua, dan Gebe.

Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan imbauan terkait prakiraan cuaca yang menunjukkan penguatan angin dari arah selatan akibat munculnya bibit siklon di wilayah perairan Samudera Pasifik yang memperkuat kecepatan angin dan melintasi Maluku Utara.

- Advertisement -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate menyatakan bahwa tim mereka telah melakukan patroli di wilayah rawan bencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca buruk.

Kepala BPBD Kota Ternate, Ferry Hamdany, menyatakan bahwa tim selalu siaga karena beberapa hari terakhir wilayah Kota Ternate terus diguyur hujan lebat disertai angin kencang.

- Advertisement -

Oleh karena itu, tim melakukan patroli untuk memantau kondisi di lapangan.

Hal ini menyusul surat edaran dari BMKG setempat mengenai antisipasi dampak bencana hidrometeorologi yang tengah melanda sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Maluku Utara.

- Advertisement -

BERITA TERBARU

spot_img

EKONOMI

TERPOPULER