Gegara Kerusuhan di Konser Pasar Kemis, DPR Soroti Buruknya Manajemen Seni Pertunjukan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Konser musik yang berlangsung di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, berakhir dengan kekacauan besar, termasuk aksi pembakaran dan penjarahan. Peristiwa ini menjadi cermin buruknya manajemen dan ekosistem seni pertunjukan di Indonesia, menurut Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda.

“Kericuhan ini terjadi karena promotor musik tidak mampu menunaikan kewajiban dasarnya yakni menyajikan hiburan dari para talent yang dijanjikan kepada para pembeli tiket. Jadi kelas pertunjukkan di Indonesia itu jangankan berpikir menjadikan show sebagai hal yang memorable atau kenangan tak terlupakan bagi penonton, pertunjukkan berlangsung saja sudah bagus,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, Jumat (28/6/2024).

- Advertisement -

Ia menambahkan bahwa tantangan dalam industri pertunjukan di Indonesia begitu besar hingga sulit untuk menjadikan acara sebagai momen yang berkesan, cukup jika pertunjukan bisa berlangsung dengan baik.

Huda juga menyoroti bahwa promotor sering kali menghadapi kendala berat dalam mengurus izin acara. Hal ini pernah diungkapkan oleh Presiden Joko Widodo, yang mencatat bahwa proses perizinan bisa sangat mendesak dan penuh ketidakpastian.

“Mereka kerap menghadapi kerumitan dan ketidakpastian izin. Dari curhat pelaku industri pertunjukkan kepada kami izin bisa keluar H-3 dari acara. Atau kalau sudah keluar tiba-tiba harus direvisi sehingga harus mengubah rundown acara,” kata Huda.

- Advertisement -

Menurut Huda, ketidakpastian perizinan ini sangat berpengaruh pada banyak aspek, seperti jadwal artis, lokasi acara, dan strategi promosi. Ia menekankan bahwa pemerintah perlu lebih mendukung industri pertunjukan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

“Untuk kasus kericuhan di Tangerang tentu kami ingin diusut tuntas sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” imbuh Huda.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, mengemukakan pandangan serupa dan menyarankan adanya sertifikasi khusus untuk promotor acara musik.

“Promotor event dan EO membutuhkan sertifikasi khusus untuk pelaksanaan acara sebesar konser musik,” ucap Hetifah.

Hetifah juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap manajemen keamanan dan pengawasan acara publik di konser Pasar Kemis.

“Tindakan kekerasan dan penjarahan yang terjadi tidak hanya merugikan pihak penyelenggara, tetapi juga menimbulkan ketakutan dan kekhawatiran di masyarakat. Selain itu, kejadian ini dipicu oleh tindakan tidak bertanggung jawab dari promotor acara, di mana ketuanya membawa kabur uang operasional sehingga pelaksanaan konser musik menjadi gagal,” tegasnya.

Sebelumnya, pihak kepolisian telah mengidentifikasi provokator kerusuhan tersebut dan sedang melakukan pengejaran.

“Sudah teridentifikasi terhadap provokator,” kata Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arief Nazarudin Yusuf, Kamis (27/6/2024).

Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Arief Nazarudin Yusuf, pada Kamis (27/6/2024). Arief menegaskan bahwa kepolisian akan mengusut tuntas semua aspek terkait, termasuk dugaan penggelapan dana dan peristiwa pembakaran serta penjarahan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Harga Cabai Melonjak, Pemerintah Bidik Daerah Defisit

JCCNetwork.id- Pemerintah berupaya menekan laju inflasi pangan dengan memperkuat distribusi cabai dari daerah sentra produksi ke wilayah yang mengalami kekurangan pasokan. Langkah ini menjadi...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Arsul Sani Singgung Kasus Tak Tamat SMA di Sidang UU Pemilu Punya Gelar S1 Bahkan S2
09:04
Video thumbnail
Menggunakan Bahasa Jawa, Anggota Parlemen Malaysia Minta Prabowo Tuntaskan Karhutla #shorts
01:59
Video thumbnail
Momen Tak Biasa, Anggota Parlemen Malaysia Berbahasa Jawa Minta Prabowo Tuntaskan Karhutla
08:02
Video thumbnail
Luhut Ungkap Prabowo Setuju Kajian DEN, Definisi Korupsi Bakal Diubah?
08:02
Video thumbnail
Prabowo Sebut Pelaku Karhutla Terorisme Lingkungan, Siap Usut Sampai Tuntas #shorts #trending
02:01
Video thumbnail
Prabowo Tegas! Pembakar Hutan Disebut Terorisme Lingkungan, Diusut Sampai Tuntas
08:55
Video thumbnail
Bukan Sekadar Makan Gratis, DEN Ungkap MBG Bisa Dongkrak Motivasi Belajar Siswa #shorts #trending
01:46
Video thumbnail
DEN Sebut 95 Persen Penerima MBG Lebih Semangat Belajar jika Menu Enak dan Berkualitas
08:05
Video thumbnail
Bahlil Tak Kuasa Tahan Tawa Saat Prabowo Melempar Candaan, Nama Orang Fakfak Ikut Disinggung!
08:15
Video thumbnail
Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Bandingkan Indonesia dengan Benua Eropa #shorts #trending
01:38
Video thumbnail
Prabowo Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Bandingkan Indonesia dengan Benua Eropa
08:36
Video thumbnail
Blak blakan Natalius Pigai Pamer Kemampuan Bisa Pidato 2 Jam
08:24
Video thumbnail
Momen Amran Puji Mahasiswi S2 PPL UGM, Berujung Apresiasi Riset Rp5 Juta dan Motor
08:14
Video thumbnail
Kang Dedi Mulyadi Buka Suara soal Etika Insinyur, Akibat Kesalahan Teknik Tak Boleh Dibiarkan!
08:11
Video thumbnail
Usai Bertemu Prabowo, Kepala OJK Kirim Pesan Tegas: Pelanggar Pasar Modal Siap Ditindak
10:08
Video thumbnail
Momen Hakim Arsul Sani Bahas UU KDRT di MK, Tampar Sekali Kok Bisa Kena Pidana 2 Tahun?
08:23
Video thumbnail
98 Kasus Kebakaran Hutan Diusut, Kapolri Segera Umumkan Tersangka #shorts #trending
00:56
Video thumbnail
Kapolri Tegas, 98 Kasus Karhutla Diusut, Tersangka Segera Ditetapkan
08:07

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER