Pertamina Tahan Harga BBM Non Subsidi di Tengah Kenaikan Harga Minyak Dunia

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi pada bulan Juni 2024, meskipun harga minyak mentah dunia sedang mengalami kenaikan dan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika mengalami pelemahan. Keputusan ini menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga stabilitas harga BBM di tengah fluktuasi pasar global.

Dalam pengumuman terbarunya, Pertamina menyatakan bahwa harga untuk jenis BBM non subsidi seperti Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex tidak mengalami perubahan. Saat ini, harga Pertamax masih dipatok pada angka Rp 12.950 per liter, Pertamax Green 95 sebesar Rp 13.900 per liter, Pertamax Turbo sebesar Rp 14.400 per liter, Dexlite Rp 14.550 per liter, dan Pertamina Dex sebesar Rp 15.100 per liter. Harga-harga tersebut berlaku untuk wilayah Jawa dan daerah-daerah lain yang menerapkan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) sebesar 5%.

- Advertisement -

Untuk BBM subsidi, seperti Pertalite dan Bio Solar, Pertamina juga tidak melakukan penyesuaian harga. Pertalite tetap dijual dengan harga Rp 10.000 per liter, dan Bio Solar dipatok pada Rp 6.800 per liter. Keputusan ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Sementara itu, berbeda dengan Pertamina, beberapa SPBU swasta melakukan penyesuaian harga pada bulan Juni 2024. Shell, misalnya, mengumumkan penurunan harga untuk beberapa jenis BBM mereka. Kini, harga Shell Super turun menjadi Rp 14.580 per liter, Shell V-Power menjadi Rp 15.400 per liter, Shell V-Power Diesel Rp 15.340 per liter, dan Shell V-Power Nitro+ turun menjadi Rp 15.630 per liter.

SPBU Vivo juga mengikuti langkah serupa dengan menurunkan harga BBM mereka. Harga Revvo 90 kini dijual lebih murah, yaitu Rp 12.900 per liter, Revvo 92 dipatok sebesar Rp 14.300 per liter, dan Revvo 95 dibanderol seharga Rp 15.200 per liter.

- Advertisement -

Selain itu, SPBU BP juga menurunkan harga BBM mereka dengan penurunan harga bervariasi antara Rp 180 hingga Rp 1.460. Untuk jenis BP 92, kini dijual dengan harga Rp 14.500 per liter, BP Ultimate seharga Rp 15.400 per liter, BP Diesel di angka Rp 15.340 per liter (kecuali di Jawa Timur), dan BP Ultimate Diesel dijual seharga Rp 14.670 per liter (khusus di Jawa Timur).

Berikut perbandingan harga BBM di berbagai SPBU yang berlaku hari ini, dikutip Selasa (11/6/2024):

- Advertisement -

SPBU Pertamina:
Solar subsidi: Rp 6.800 per liter
Pertalite: Rp 10.000 per liter
Pertamax: Rp 12.950 per liter
Pertamax Turbo: Rp 14.400 per liter
Pertamax Green 95: Rp 13.900 per liter
Dexlite: Rp 14.550 per liter
Pertamina Dex: Rp 15.100 per liter

SPBU Shell:
Shell Super : Rp 14.580 per liter
Shell V-Power: Rp 15.400 per liter
Shell V-Power Diesel: Rp 15.340 per liter
Shell V-Power Nitro+: Rp 15.630 per liter

SPBU Vivo:
Revvo 90: Rp 12.900 per liter
Revvo 92: Rp 14.300 per liter
Revvo 95: Rp 15.200 per liter
SPBU BP:
BP 92: Rp 14.500 per liter
BP Ultimate: Rp 15.400 per liter
BP Diesel: Rp 15.340 per liter (kecuali di Jawa Timur)
BP Ultimate Diesel: Rp 14.670 per liter (hanya di Jawa Timur)

Dengan berbagai penyesuaian harga dari SPBU swasta ini, persaingan di pasar BBM semakin dinamis. Pertamina memilih untuk tetap dengan harga stabil mereka, sementara SPBU swasta menarik perhatian konsumen dengan penurunan harga. Bagaimanapun, keputusan akhir ada di tangan konsumen dalam memilih BBM yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.

BERITA TERBARU

spot_img

EKONOMI

TERPOPULER