Menguak Perbedaan Autis Verbal dan Non-Verbal

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Praktisi Anak Berkebutuhan Khusus, Ewalde Emerensiana Nafie, menjelaskan perbedaan antara anak autis verbal dan non-verbal. Anak autis non-verbal cenderung tidak ingin berbicara atau berkomunikasi secara lisan dan lebih mengandalkan gestur tubuh untuk berkomunikasi.

Sebaliknya, anak autis verbal mampu berbicara tetapi sering kali hanya menggunakan kata-kata yang terpotong-potong.

- Advertisement -

Untuk mengetahui apakah seorang anak mengalami kondisi ini, Walde menyarankan agar orang tua membawa anak mereka ke klinik tumbuh kembang atau dokter spesialis anak.

“Orang tua harus melakukan pemeriksaan di klinik tumbuh kambang atau dokter-dokter spesialis anak, nanti di situ bisa diketahui bahwa anak ini mengalami apa,” kata Walde dalam Podcast Edukasi JCCNetwork.

- Advertisement -

Pemeriksaan medis, lanjut Walde, akan membantu mengidentifikasi kondisi anak, dan memastikan bahwa masalah yang mereka hadapi bukan pada kemampuan kognitif, melainkan pada perilaku sosial.

Anak-anak autis, meskipun mengalami kesulitan dalam bergaul dan cenderung melakukan kegiatan yang berulang-ulang, sebenarnya memiliki kecerdasan yang tinggi.

Mereka sering menunjukkan minat khusus pada objek yang bergerak secara berulang, seperti kipas angin atau roda mobil, yang memberikan mereka rasa nyaman dan ketertarikan. Dengan pemahaman dan penanganan yang tepat, anak-anak ini dapat berkembang dan mengatasi tantangan sosial mereka.

“Jadi anak-anak ini senang dengan namanya kejadian yang berulang-ulang,” ucap Walde.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KPK Sebut Korupsi di Bidang Pengadaan Masih Dominan

JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan sektor pengadaan barang dan jasa (PBJ) masih menjadi titik paling rentan terhadap praktik korupsi di Indonesia. Lembaga antirasuah...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER