JCCNetwork.id- Laga kandang terakhir Kylian Mbappe bersama Paris Saint-Germain (PSG) diwarnai ejekan dan siulan dari fans. Pelatih PSG, Luis Enrique, bahkan mengaku tidak mendengar kejadian tersebut. Bagaimana bisa?
Pada Senin (13/5/2024) dini hari WIB, Parc de Princes menjadi saksi pertandingan terakhir Mbappe di hadapan fans PSG saat melawan Toulouse. Pemain bintang tersebut telah memutuskan untuk meninggalkan klub setelah kontraknya berakhir pada musim panas mendatang.
Keputusan Mbappe, yang sebenarnya sudah lama menjadi rumor, akhirnya memicu kekecewaan sebagian fans. Saat pengumuman susunan pemain PSG, nama Mbappe disoraki oleh penonton saat muncul di layar raksasa stadion.
Tidak hanya itu, beberapa kali fans juga menyoraki Mbappe saat menguasai bola. Laga perpisahan ini menjadi semakin pahit bagi Mbappe karena PSG harus menelan kekalahan 1-3, meskipun sempat unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak olehnya.
Namun, mengenai ejekan tersebut, pelatih Luis Enrique mengaku tidak mendengarnya sama sekali. Menurut Enrique, ia hanya melihat fans memberikan penghormatan yang manis untuk Mbappe dengan chant dan tepuk tangan.
Bahkan, Mbappe sempat menghampiri salah satu tribun sebelum laga dimulai, ketika poster besar bergambar dirinya dibentangkan oleh fans.
“Saya tidak mendengar ejekan sama sekali. Saya malah mendengar dukungan yang luar biasa banyak. Saya cuma mendengar tepuk tangan, nyanyian, dan kebahagiaan, yang mana pantas didapat Kylian. Fans seperti biasanya selalu luar biasa,” kata Enrique dikutip.
“Saya rasa tribute untuknya begitu luar biasa dan sangat menyentuh. Menyenangkan melihat orang-orang memuji pemain hebat sepertinya. Tak diragukan dia adalah legenda klub ini meski masih muda. Masih ada beberapa laga lagi. Saya mendoakan yang terbaik untuk kariernya.” pungkasnya.























