Emosi Justin Hubner Meledak dengan Kinerja Wasit Shen Yinhao

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 harus menelan kekalahan pahit dengan skor 0-2 dari Uzbekistan U-23 dalam pertandingan semifinal Piala Asia U-23 2024. Pertandingan yang digelar di Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha, Qatar pada Senin malam waktu Indonesia, menyisakan kepahitan bagi Garuda Muda.

Permainan Timnas Indonesia U-23 tampak menjanjikan saat Muhammad Ferarri berhasil membobol gawang lawan. Namun, kegembiraan itu pupus ketika gol tersebut dianulir oleh wasit Shen Yinhao dengan alasan Ramadhan Sananta berada dalam posisi offside. Keputusan kontroversial ini menjadi awal dari serangkaian kejadian yang menyulut emosi.

- Advertisement -

Serigala Putih, julukan Uzbekistan U-23, memanfaatkan momen tersebut dengan mencetak gol melalui Khusayin Norchaev pada menit ke-68. Kemudian, nasib semakin membelakangi Garuda Muda setelah Pratama Arhan melakukan gol bunuh diri pada menit ke-86.

Namun, kekesalan tak hanya dirasakan oleh pemain dan tim pelatih, melainkan juga oleh Justin Hubner. Pemain asal Cerezo Osaka itu melampiaskan kekesalannya terhadap kinerja wasit Shen Yinhao melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Hubner menyampaikan sindiran serta melampiaskan ketidakpuasannya atas keputusan-keputusan kontroversial yang diambil oleh wasit asal China itu.

“Kami sial hari ini, tapi orang ini (wasit) -emotikon marah,” tulis Hubner dalam unggahan tersebut, dikutip pada Selasa (30/4/2024).

- Advertisement -

Tidak hanya pada pertandingan ini, Shen Yinhao juga telah menjadi sosok kontroversial sebelumnya saat memimpin pertandingan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2023. Keputusan kontroversial yang diambilnya saat itu, yang juga melibatkan Muhammad Ferarri, menjadi sorotan publik. Meskipun demikian, Timnas Indonesia U-23 berhasil meraih kemenangan atas Kamboja meski harus melalui perjuangan yang melelahkan.

Dengan demikian, kontroversi yang melibatkan wasit Shen Yinhao kembali mencuat dalam dunia sepak bola, menyisakan tanda tanya besar atas kualitas pengadilan dalam pertandingan-pertandingan penting. Semua pihak berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan, demi menjaga sportivitas dan keadilan dalam sepak bola.

BERITA TERBARU

spot_img

EKONOMI

TERPOPULER