Adapun jika di luar usia kehamilan 14 s.d 28 minggu, wajib menyertakan keterangan dokter kandungan/bidan yang menyatakan:
- Usia kehamilan pada saat pemeriksaan
- Kandungan dalam keadaan sehat
- Tidak ada kelainan dalam kandungan
- Wajib didampingi oleh minimal 1 orang pendamping dewasa.
Bagi ibu hamil jika ingin melakukan perjalanan sekiranya untuk melaporkan kondisinya kepada saat boarding.
Atau paling tidak membawa surat keterangan dari dokter agar tim dari KAI bisa memprioritaskan keselamatannya.
Imbauan tersebut bertujuan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bagi ibu hamil selama dalam perjalanan kereta api, dan apabila membutuhkan bantuan atau pertolongan segera hubungi Kondektur yang bertugas yang nomor teleponnya dipasang di ujung depan setiap kabin kereta.
“Pada periode Angkutan Lebaran ini, KAI telah menyiapkan Posko Kesehatan dan bekerja sama dengan rumah sakit yang dekat dengan stasiun. Hal ini menjadi wujud kesiapan KAI dalam menghadirkan layanan yang sehat, aman, dan nyaman,” kata Joni.
“KAI berkomitmen untuk mewujudkan Mudik Ceria Penuh Makna pada masa Angkutan Lebaran 2024,” tambahnya.
Sejak berlangsungnya angkutan lebaran dari 31 Maret (H-10) s.d saat ini, masyarakat telah menggunakan angkutan Kereta Api Jarak Jauh yang biasa dipakai untuk arus mudik dan balik sebanyak 2.981.729 penumpang.
Jumlah tersebut akan terus meningkat seiring dengan masih berlangsungnya masa arus mudik lebaran
KA-KA Jarak Jauh favorit untuk periode Angkutan Lebaran sebagai berikut :
- KA Airlangga relasi Pasarsenen – Surabaya Pasar Turi (PP)
- KA Joglosemarkerto relasi melingkar Jawa Tengah
- KA Pasundan relasi Kiaracondong – Surabaya Gubeng (PP)
- KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan – Ketapang (PP)
- KA Bengawan relasi Pasarsenen – Purwosari (PP)
- KA Kahuripan relasi Kiaracondong – Blitar (PP)
- KA Matarmaja relasi Pasarsenen – Malang (PP)
- KA Jayakarta relasi Pasarsenen – Surabaya Gubeng (PP)
- KA Kertajaya relasi Pasarsenenen – Surabaya Pasarturi (PP)
- KA Serayu relasi Pasarsenen – Purwokerto (PP)
10 Stasiun Keberangkatan Terpadat
- Staisun Pasar Senen
- Staisun Gambir
- Staisun Surabaya Pasarturi
- Staisun Surabaya Gubeng
- Staisun Solo Balapan
- Staisun Bandung
- Staisun Malang
- Staisun Semarang Tawang Bank Jateng
- Staisun Ketapang
- Staisun Purwokerto
10 Stasiun Tujuan Terpadat
- Staisun Pasar Senen
- Gambir
- Surabaya Pasarturi
- Surabaya Gubeng
- Semarang Tawang Bank Jateng
- Bandung
- Solo Balapan
- Malang
- Ketapang
- Purwokerto
10 Relasi Terpadat
- Surabaya Pasarturi – Pasarsenen
- Pasarsenen – Surabaya Pasarturi
- Malang – Pasarsenen
- Pasarsenen – Malang
- Kiaracondong – Surabaya Gubeng
- Surabaya Gubeng – Kiaracondong
- Blitar – Pasarsenen
- Pasarsenen – Blitar
- Lempuyangan – Pasarsenen
- Solo Balapan – Semarang Tawang Bank Jateng









