JCCNetwork.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memberikan ucapan selamat kepada Prabowo Subianto.
Dimana Prabowo sementara ini sebagai capres pemenang pemilu Indonesia 2024 dengan perolehan suara 58,45 persen per hari ini.
Hal itu tersemat dalam ucapan selamat yang langsung disampaikan oleh orang nomor satu AS ke Prabowo melalui akun Instagram resminya.
“Saya ingin menyampaikan ucapan selamat kepada rakyat Indonesia atas keberhasilan pemilu. Sebuah bukti komitmen kita bersama terhadap demokrasi dan kepada Anda atas keunggulan Anda dalam penghitungan suara presiden. Saya menantikan pengumuman hasil resminya,” ucap Biden dalam surat tersebut seperti di lihat JCCNetwork.id, Kamis (14/3/2024).
Dalam surat resmi itu juga, Biden mengungkit hubungan Indonesia dan Amerika yang selalu mesra dalam 75 tahun terakhir.
Selain itu, orang nomor satu Amerika Serikat (AS) itu mengungkit kemitraan Prabowo sebagai Menteri Pertahanan Indonesia dengan negeri paman sam tersebut.
Lebih lanjut, kepada Prabowo Joe Biden berharap bisa memperkuat hubungan kedua negara yang lebih baik lagi kedepan.
Hal itu seiring dengan penerapan kemitraan yang strategis dan komperhensif serta menjejaki bidang kerja sama yang baru dalam berbagai sektor.
“Saya berharap dapat memperkuat ikatan bangsa kita lebih jauh lagi seiring terus menerapkan Kemitraan Strategis Komprehensif dan menjajaki bidang kerja sama baru,” ungkap Biden.
Menerima ucapan itu, Prabowo dalam unggahan balasannya merasa terhormat mendapat ucapan selamat tersebut.
Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada Kedutaan Besar Amerika Serikat (Dubes AS) untuk ASEAN yang menyampaikan surat Biden itu kepadanya secara pribadi.
“Saya merasa sangat terhormat menerima surat ucapan selamat dari Presiden Amerika Serikat, Yang Mulia Joe Biden, atas keunggulan dalam penghitungan suara Presiden Indonesia,” ujar Prabowo.
Lebih dari itu, Prabowo menegaskan berkomitmen memperkuat ikatan sejarah kedua negara melalui kerja sama lebih lanjut.
Hal itu sembari merayakan persahabatan yang terjalin antara Indonesia dan Amerika Serikat selama lebih dari 75 tahun.



