JCCNetwork.id – Perwakilan Hamas menyatakan bahwa Rezim Israel belum menunjukkan keseriusannya dalam negosiasi gencatan senjata dan pertukaran tawanan.
Mereka menganggap bahwa Israel mengajukan syarat yang berlebihan dan tidak memperhatikan nasib para tawanan Palestina.
Wakil Menteri Luar Negeri pemerintahan Hamas, Ghazi Hamad, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan negosiasi hingga tercapai kesepakatan signifikan yang mengakhiri perang, menarik pasukan Israel, merekonstruksi Gaza, dan memulangkan pengungsi.
Hamas juga menekan komunitas internasional untuk meningkatkan tekanan terhadap Israel agar membuka rute bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Meskipun terjadi peningkatan kasus kelaparan di Jalur Gaza, Israel tetap menolak usulan Palestina selama pembicaraan terbaru di Kairo.
Hamas berencana untuk terus melakukan negosiasi internal untuk mencapai konsensus.
Mereka menegaskan, bahwa tidak akan memberikan kelonggaran apa pun kepada Israel.




