JCCNetwork.id – Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, menyoroti lonjakan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mencengangkan dalam beberapa hari terakhir.
Dalam pernyataannya di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Anies menekankan pentingnya mengawasi perhitungan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mencegah keraguan terhadap integritas pemilu.
“Jangan sampai nanti membuat cacat pemilunya, kalau pemilunya cacat semua. Nila setitik rusak susu sebelanga,” kata Anies saat menanggapi lonjakan suara PSI dalam beberapa hari terakhir yang dianggap janggal oleh banyak pihak, sewaktu ditemui di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Minggu (3/3/2024).
“Begitu terjadi peristiwa seperti ini maka akan merusak semua, kalau merusak semua, kepercayaan rakyat akan hilang terhadap proses pemilu kemarin,” ucapnya.
Anies menegaskan bahwa kejanggalan seperti lonjakan suara PSI dapat merusak seluruh proses pemilu dan kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi.
Ia juga menyerukan pemerintah untuk menyelidiki dugaan tersebut tanpa memandang keterkaitan Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, dengan Presiden Jokowi.
“Pemerintah harus ikut bertanggung jawab. Walau ketuanya adalah anak presiden, bukan berarti segala hal bisa dilakukan terhadap partai yang dipimpin oleh anak presiden,” kata Anies.
Dalam tiga hari terakhir, suara PSI meningkat secara drastis, menimbulkan keheranan di kalangan publik.
Data menunjukkan penambahan suara sebanyak 230.361 dalam 2.240 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang baru tercatat.
Anies menekankan perlunya transparansi dan keadilan dalam proses pemilu untuk menjaga integritas demokrasi.



