Jangan-jangan Hak Angket Sudah Aborsi di Tengah Jalan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Wakil Ketua Umum Partai Prima, Mangapul Silalahi, menjelaskan bahwa dalam kiprahnya, parlemen memegang peran penting, termasuk fungsi pengawasan. Salah satu alatnya adalah hak angket, yang dapat diinisiasi oleh minimal 25 anggota parlemen dari minimal 2 fraksi.

Namun, apakah hak angket yang diusulkan oleh Ganjar Pranowo, calon presiden nomor urut 3, memiliki landasan yang kuat?

- Advertisement -

Hak angket seharusnya digunakan untuk menyelidiki pelaksanaan undang-undang. Namun, pertanyaan mendasar muncul: apakah pemahaman tentang hak angket cukup kuat di kalangan para pengusul? Apakah prosesnya bisa berjalan lancar dan mendapat dukungan lintas fraksi?

“Pertanyaanku yang menyediakan hak angket itu paham enggak gak angket? mudah nggak?  Bisa terpenuhi enggak? Bisa lintas fraksi? Jangan-jangan sudah aborsi di tengah jalan,” kata Mangapul dalam Podcast JCC Network, di Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (28/2/2024).

Mangapul pun kembali meyakini bahwa, persoalan hak angket bakal gembos di tengah jalan bersamaan dengan  pertemuan antara Surya Paloh dan Jokowi.

- Advertisement -

Untuk itu baginya, hak angket hanyalah memanipulasi opini publik karena ketidakmampuan menerima kekalahan dan kenyataan.

“Apalagi dengan sendiri Surya Paloh sudah ketemu Jokowi. Ini upaya memanipulasi kesadaran kolektif akibat prestasi tidak mau menerima kenyataan dan tidak mau menerima kekalahan,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemerintah Perkuat Perlindungan Perempuan di Ruang Digital

JCCNetwork.id- Pemerintah menegaskan pentingnya memperkuat perlindungan perempuan di ruang digital seiring meluasnya akses internet di Indonesia. Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan bahwa...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER