Inovasi Gemilang Pelajar MAN Demak, Ciptakan Alat Penyaring Air Ramah Lingkungan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Para pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Demak, Jawa Tengah, telah menciptakan inovasi luar biasa dengan alat penyaring air yang diberi nama Tacer (Tambak Cerdas).

Tujuan dari alat ini adalah membantu petani tambak memaksimalkan hasil panen ikan dan udang dengan menyaring limbah berbahaya menggunakan tenaga surya. Prestasinya yang gemilang pun telah meraih penghargaan di tingkat nasional.

- Advertisement -

Tacer, hasil karya Mufi Ahmad Baehaqi, Bagus Hadlim Aqil, Fajar Maesa Putra, dan Zahra Maukhibah, bukan hanya mampu menyaring genangan limbah menjadi steril dan jernih, tetapi juga dilengkapi dengan penunjuk kadar pH air dan suhu air melalui aplikasi ponsel pintar.

Proses penciptaan alat ini dimulai dari riset langsung di tambak wilayah Kabupaten Demak, di mana para pelajar menemukan limbah kertas dari pabrik sebagai salah satu faktor yang memengaruhi hasil panen petani tambak.

“Kami melakukan riset langsung di tambak dan menemukan limbah kertas dari pabrik. Kami membuat alat ini untuk memantau dan membersihkan air melalui filter serta menambah pakan agar kondisi tambak dapat diatur secara otomatis,” kata Baehaqi.

- Advertisement -

Tacer tidak hanya menyaring air limbah, melainkan juga dilengkapi dengan peralatan penunjuk waktu untuk memberi makan ikan di tambak. Keistimewaan lainnya adalah penggunaan tenaga surya, yang memungkinkan alat ini beroperasi hingga 24 jam nonstop.

Prestasi cemerlang ini tidak hanya mendapatkan apresiasi lokal, tetapi juga berhasil meraih medali perak pada ajang tingkat nasional Robotic Competition 2024 dengan kategori creative open di Kabupaten Kudus.

Guru pembimbing, Suprojo, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja keras dan dukungan penuh dari pihak sekolah, dengan biaya pembuatan alat yang mencapai Rp 1,7 juta.

“Anak-anak tidak mengeluarkan biaya apa pun, semuanya didanai oleh madrasah. Semua siswa yang terlibat dalam kelas riset mengajukan proposal yang kemudian diverifikasi oleh tim pendamping. Setelah lolos, proposal tersebut diajukan dalam lomba,” ungkap Suprojo.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

DPR Soroti Dampak Geopolitik ke UMKM

JCCNetwork.id- Dampak konflik geopolitik global mulai merambat ke sektor riil dalam negeri, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kenaikan harga bahan baku plastik...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER