15 Rumah Rusak Berat, 11 Orang Terluka Akibat Angin Puting Beliung di Prajekan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Satuan Tugas Komando Penanggulangan Bencana Alam Kabupaten Bondowoso melaporkan peningkatan jumlah rumah terdampak angin puting beliung di Kecamatan Prajekan.

Dari 202 rumah yang rusak, 15 mengalami kerusakan berat, sementara dua rumah hancur total.

- Advertisement -

Letkol Arm Suhendra Chipta, Komandan Satuan Tugas, mengungkapkan bahwa 11 orang mengalami luka akibat tertimpa reruntuhan atap dan kayu yang terbawa pusaran angin.

“Korban luka berat dua oraang, sedang dirawat di Puskesmas Prajekan, selain itu ada empat korban luka sedang dan lima korban lainya mengalami luka ringan,”tambahnya.

Petugas dari BPBD, TNI, Polri, dan Taruna Siaga Bencana bergegas memberikan bantuan, memasang kembali atap rumah, dan membersihkan puing-puing.

- Advertisement -

Ratusan personel disebar ke lokasi terdampak untuk mengevaluasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga dan jalan desa.

“Selain itu ratusan personel, baik TNI maupun Polri dan pemerintah daerah, disebar ke lokasi terdampak untuk mengevaluasi sejumlah pohon tumbang yang menimpa rumah warga dan jalan desa,” tambahnya.

Kepala Puskesmas Prajekan, Lesa Lolita, menyebut warga yang terluka rata-rata mengalami luka pada kepala, bahu, dan punggung karena tertimpa atap rumah yang terhempas.

“Sampai saat ini dua korban luma berat maasih menjalani penanganan medis di puskesmas, sedangkan korban luka sedang dan ringan sudah diizinkan pulang,”tambahnya.

Sementara itu, BMKG Juanda sebelumnya telah memberikan peringatan potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur, termasuk Bondowoso.

Peringatan tersebut merinci 38 Kabupaten/Kota yang berpotensi terkena dampak cuaca hidrometeorologi.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Menlu Pastikan Kredensial Dubes Segera Diserahkan

JCCNetwork.id- Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, memastikan proses penerimaan belasan duta besar asing yang saat ini masih menunggu penyerahan surat kepercayaan kepada Presiden RI...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER