JCCNetwork.id- Seiring dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan massal, Google telah mengambil keputusan drastis dengan menghapus beberapa fitur kunci di Google Assistant. Keputusan ini mengundang perhatian luas, terutama pengguna yang terbiasa mengandalkan fitur-fitur suara tersebut.
Dilansir dari The Verge pada Minggu (14/1/2024), sebanyak 17 fitur yang melibatkan suara untuk mengirim email, video, dan pesan audio akan dihapus secara bertahap, dimulai pada 26 Januari 2024. Penghapusan permanen rencananya akan dilakukan pada 27 Januari 2024.
Kabar ini muncul setelah Google mengumumkan PHK ribuan karyawan, termasuk di unit Google Assistant. Dampaknya tidak hanya terasa di internal perusahaan, tetapi juga merambah ke perangkat seluler, jam tangan pintar, dan layanan pintar Google.
Fitur-fitur yang terkena dampak mencakup kontrol buku audio di Google Play Book, pengaturan alarm, manajemen buku masak, pengelolaan stopwatch, hingga fitur untuk memanggil perangkat atau menyiarkan pesan ke grup keluarga. Google menawarkan alternatif untuk beberapa fitur, namun tidak semua memiliki pengganti.
Perubahan juga terjadi pada fungsi mikrofon di aplikasi Google dan bilah pencarian. Kini, mengetuk ikon mikrofon hanya menghasilkan respons berupa hasil pencarian di Google.
Pengguna yang terlanjur terbiasa dengan fitur-fitur yang dihapus akan menerima pemberitahuan sebelum tanggal penghapusan. Google juga menyediakan solusi alternatif dan mengarahkan pengguna ke fitur pengganti yang masih tersedia.
Keseluruhan, keputusan ini menuai beragam respons dari pengguna yang merasa kehilangan fungsionalitas tertentu. Google berharap bahwa perubahan ini akan memberikan arah baru bagi pengembangan Google Assistant di masa mendatang. Seiring berjalannya waktu, kita akan melihat bagaimana dampak penghapusan fitur ini memengaruhi pengalaman pengguna secara keseluruhan.



