- Rosemary (Rosemarinus officinalis)
Aromanya diklaim dapat meningkatkan konsentrasi dan daya ingat.
- Kurkuma (Curcuma longa)
Senyawa kurkumin dalam kunyit memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan, dan beberapa penelitian menunjukkan potensi dalam mendukung kesehatan otak.
- Ginseng Siberia (Eleutherococcus senticosus)
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ginseng Siberia dapat membantu mengurangi kelelahan mental dan meningkatkan kinerja kognitif.
- Gotu Kola (Centella asiatica)
Diklaim dapat meningkatkan daya ingat dan memperbaiki fungsi kognitif.
- Huperzia Serrata (Huperzine A)
Diklaim dapat meningkatkan kesehatan otak dengan meningkatkan tingkat asetilkolin, sejenis neurotransmiter.
- Peppermint (Mentha piperita)
Aromanya dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan perhatian.
- Ashwagandha (Withania somnifera)
Dalam pengobatan Ayurveda, ashwagandha digunakan untuk meningkatkan daya ingat dan mengurangi stres.
Penting juga untuk di ingat bahwa efek dari tanaman herbal dapat bervariasi dari individu ke individu, dan konsultasi dengan profesional kesehatan sebelum mengonsumsi suplemen atau melakukan perubahan signifikan pada diet adalah langkah yang bijaksana.
Tanaman herbal tidak boleh dianggap sebagai pengganti perawatan medis yang diresepkan oleh dokter, terutama jika seseorang mengalami masalah kesehatan serius.



